Gara-gara Rekomendasi, Oknum Mantan Ajudan Bupati, Berulah, Ancam Pejabat Dispar Lotim
LOTIM Lombokita – Oknum mantan ajudan Bupati di Lombok Timur,mulai berulah, hanya gara gara surat rekomendasi tenaga honor yang diminta, kepada salah seorang pejabat di Dinas Pariwisata Lombok Timur, tidak di berikan, membuat sang oknum orang dekat Bupati.menjadi murka.
Sang oknum sebelumnya menjapri bahkan menelpon pejabat dispar, untuk meminta surat rekomendasi, namun permintaannya tak di tanggapi,karena rekom yang diminta tak jelas, karena permintaannya tak di tanggapi, Su oknum mantan ajudan tersebut, langsung mendatangi kantor Dispar.
Sesampai di kantor Dispar sang oknum dengan keangkuhannya, berteriak dan mengumpat dengan kata kata kasar, sambil.mencari pejabat Dispar yang menanagani masalah rekomendasi.
ulah Su ini, sempat menarik perhatian para pegawai Dispar, dan mereke keluar dari ruangan mereka untuk melihat keributan yang terjadi.
Saat pejabat Dispar bertemu Su,yang dinilai tak sopan, sempat bersitegang dan adu argumen,karena apa yang di minta oknum mantan ajudan tersebut, tidak jelas.
“Masak datang ke kantor dengan berteriak teriak dari luar, apalagi sampai main ancam,” ungkap pejabat Dispar.
menurutnya, mungkin dikira dirinya takut akan di nonjobkan atau di pindahkan,
” Apa yang diminta itu, saya tidak tahu, hanya bilang rekomendasi, dan rekomendasi yang dimintapun tidak jelas,” sebutnya,
karena permintaan lewat WA dan telpon tidak ditanggapi, karena nama honorer yang di maksudpun tidak jelas, karena di Dispar jumlah honorer mencapao 30 orang lebih, dan membuat oknum mantan ajudan marah dan datang ke kantor sambil marah marah, dan main ancam.
Informasi yang di himpun, sebelum kejadian, Su orang dekat penguasa, menjapri salah seorang pejabat Dispar lewat WA menanyakan terkait masalah rekomendasi yang diminta, dan peiabat tempat meminta, mengaku tidak tahu rekomendasi yang diminta,
bahkan saat di tanya rekomendasi honor atas nama siapa yang di.mintapun, tak di.ketahui, karena dirinyapun oleh Kadis tidak.pernah mempermaklumkan terkait rekom yang di.maksud,
” karena saya dalam posisi benar, saya lawan,” jelas pejabat tersebut.
Karena mendapat tekanan dari mantan ajudan, dirinyapun sempat menantang sang mantan ajudan untuk menghadap Bupati,
“Saya tidak takut kehilangan jabatan,kalau berada dalam posisi yang benar,” sebutnya,
apalagi melihat cara oknum itu tidak sopan,dirinya tidak.suka, apalagi berteriak sambil marah dan mengancam
Oknum kerabat Bupati Lotim dengan inisial Su hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi.
Kepala Dinas Pariwisata Lotim,H.Mugni saat dikonfirmasi melalui chat watshapp pribadinya sampai berita ini diturunkan tidak memberikan respon meski sudah dibaca.
Begitu juga Sekda Lotim, HM.Juani Taofik dikonfirmasi mengatakan dirinya belum mengetahui masalah tersebut,akan tapi pastinya tidak ada arahan dari pimpinan soal rekomendasi.
” Apalagi soal Ancam mengancam itu tidak etik,”tegas Sekda singkat.
