GAPENSI Loteng Bangun Huntara untuk Korban Gempa

LOMBOKita – Banyaknya korban gempa masih tidur di tenda pengungsian mendapat perhatian serius dari Gapensi Lombok Tengah.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, dalam waktu dekat Gapensi Lombok Tengah akan membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi korban gempa.

Huntara yang akan dibangun berdiameter 3×4 meter. Nantinya rangka kayu Huntara akan diambil dari kayu puing-puing bangunan yang masih bisa digunakan.

Sedangkan atap maupun dinding huntara ditanggung Gapensi, begitu juga dengan biaya pengerjaannya. Namun untuk tahap awal, akan dibangun 10 unit huntara yang akan disebar di sejumlah wilayah terdampak gempa.

“Adapun pembangunan unit selanjutnya disesuaikan dengan ketersediaan dana. Jika memungkinkan kita bangun lagi,” ungkap Ketua Gapensi Lombok Tengah, HL.Aswan Jaya di kantornya, Selasa (25/9/2018).

Pembangunan huntara ini merupakan bentuk partisipasi Gapensi terhadap nasip korban gempa tanpa campurtangan pemerintah daerah.

Menurutnya, pembangunan huntara sangat penting, karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan para pengungsi. Karena tinggal di tenda dalam waktu lama akan berdampak negativ bagi kesehatan.

Pelaksanaan program ini, lanjut Aswan, juga menyusul belum adanya kejelasan mengenai rehab rumah oleh pemerintah pusat. Atas dasar itu, 60 penyedia jasa konstruksi yang tergabung dalam organisasi Gapensi sepakat untuk melakukan aksi nyata.

Selain pembangunan huntara, juga akan akan ada bakti sosial di wilayah terdampak gempa. Misalnya membantu pembersihan puing bangunan rumah, pemberian bantuan sembako dan aksi sosial lainnya.

Ke depan pihaknya berharap persoalan hunian korban gempa diprioritaskan oleh pemerintah daerah. Dalam hal ini pihaknya mengaku siap bekerjasama dengan pemerintah dalam penanganan gempa.

“Sebagai mitra pemerintah dan bagian dari masyarakat Lombok Tengah, kami siap membantu,” pungkasnya. wis