Forum Peduli Daerah NTB Tolak Perusahaan Luar Bangun Dermaga Labuhan Lombok

LOMBOKita – Ketua Umum Forum Peduli Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, M. Tohir Royaldi, S.Ip., MAP., WNM berharap agar tender pengerjaan dermaga Labuhan Lombok dimenangkan oleh putra daerah atau asli orang Lombok.

Menurut Tahir Royaldi, banyak putra daerah yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk membangun daerahnya sendiri, baik secara sumberdaya manusia maupun permodalan.

“Kalau kemampuan kita sama dengan perusahaan luar, kenapa tidak putra putri daerah kita berikan kesempatan untuk berkarya membangun daerah sendiri,” kata Tahir Royaldi di Mataram, Selasa (6/6/2023).

Tahir Royaldi menegaskan, pembangunan proyek apapun namanya jika dikerjakan oleh warga sekitar atau penduduk asli tempat proyek itu dibangun akan berdampak pada kualitas pengerjaan. Sebab, selain mampu menuntaskan pekerjaan secara baik dan tepat waktu, setidaknya ada rasa memiliki karena berada di daerah sendiri.

Bahkan, lanjut Tahir Royaldi, jika proyek dermaga Labuhan Lombok dikerjakan oleh orang luar sangat rentan menimbulkan kecemburuan sosial. Terlebih jika pekerjanya juga didatangkan dari luar pulau Lombok.

“Secara psikologis tentu mental masyarakat akan merasa dikesampingkan karena merasa tidak diberdayakan. Kita sering mendengar proyek kehilangan barang, diganggu saat bekerja dan sebagainya. Salah satu faktornya adalah perusahaan tidak melibatkan masyarakat,” tandas Tahir Royaldi.

Karena itu, Tahir Royaldi meminta pemerintah daerah agar mempertimbangkan perusahaan mana yang akan ditunjuk sebagai pemenang tender proyek dermaga Labuhan Lombok yang kini sedang proses lelang tender.

“Kita di Lombok Timur ini banyak memiliki tenaga-tenaga ahli dalam pengerjaan proyek dermaga, jadi tidak perlu ada orang luar yang mengerjakannya,” tegas tokoh masyarakat di wilayah utara Kabupaten Lombok Timur itu.

Tahir Royaldi juga mengkhawatirkan jika dermaga Labuhan Lombok yang menelan biaya cukup fantastis itu dikerjakan orang luar, pengerjaan mega proyek itu secara asal jadi dan lebih mengutamakan keuntungan ketimbang kualitas pengerjaan. Dan tentunya, kata Tahir Royaldi, pemerintah dan masyarakat Lombok Timur sangat dirugikan.

“Kita tidak ingin dermaga Labuhan Lombok yang telah lama kita idam-idamkan dibangun secara asal-asalan, dua tiga bulan setelah pembangunan jadi lantas mengalami kerusakan,” tandas Tahir Royaldi mewanti-wanti.

Jika pemerintah tetap ngotot memenangkan perusahaan luar Lombok Timur dalam tender proyek dermaga Labuhan Lombok tersebut, Tahir Royaldi tidak akan segan-segan untuk melakukan protes kepada pemerintah provinsi NTB.

“Kami tidak akan segan-segan untuk menolak perusahaan luar pulau Lombok jika dimenangkan dalam proses tender itu,” tegas Tahir Royaldi.

“Sekali lagi saya tegaskan, jangan sampai kami yang dari Lombok Timur ini menjadi penonton di rumah kami sendiri. Dan satu hal yang harus dipahami bahwa watak masyarakat Labuhan Lombok tidak sama dengan masyarakat kebanyakan di tempat lain,” pungkas Tahir Royaldi menambahkan.

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777