Dr. Saharjo Siap Pimpin IPPAT NTB 2024-2027
LOMBOKita – Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) segera menggelar acara Konferensi Wilayah yang agendanya untuk membentuk kepengurusan baru.
Acara Konferwil tersebut akan diikuti sebanyak 300 anggota IPPAT yang tersebar di seluruh wilayah provinsi Nusa Tenggara Barat untuk masa periode 2024-2027 mendatang.
Notaris Dr. Saharjo, SH., M. KN., MH yang berkantor di Jalan Anyelir Praya Kabupaten Lombok Tengah siap maju dalam perebutan Ketua IPPAT NTB yang informasinya digelar pada November 2024 yang akan datang.

Menurut Saharjo, rencana pencalonan dirinya sebagai Ketua IPPAT NTB telah mendapat dukungan dari sejumlah anggota yang menginginkan perubahan manajerial organisasi pembuat akta tanah itu, baik anggota yang ada di pulau Lombok maupun di pulau Sumbawa.
“Terutama dukungan dan dorongan dari teman-teman anggota yang ada di Lombok Tengah yang jumlahnya mencapai 81 orang,” ujar Dr. Saharjo di Praya, Kamis (1/8/2024).
Dr. Saharjo juga mengungkapkan tekadnya maju sebagai calon Ketua IPPAT NTB murni untuk membenahi organisasi tempat bernaungnya para pejabat pembuat akta tanah di NTB yang saat ini terkesan kurang harmonis.
“Diksi perpecahan internal itu beberapa tahun terakhir muncul dan kondisi itu harus segera dibenahi agar tidak berlarut-larut,” kata Saharjo dalam acara silaturrahmi bersama sejumlah pejabat pembuat akta tanah di Lombok Tengah sambil perayaan hari ulang tahunnya itu.
Saharjo juga menegaskan dirinya maju sebagai calon ketua bukan didasari sikap ambisius semata, namun untuk membenahi organisasi. Sebab, kata Saharjo, sebuah organisasi apapun membutuhkan pemimpin yang sekaligus tampil sebagai panutan.
Hingga saat ini, lanjut Saharjo, dirinya terus melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan sejumlah anggota di seluruh Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat, termasuk di wilayah pulau Sumbawa.
“Dengan teman-teman di wilayah Sumbawa, Dompu dan Bima maupun Kota Bima saya sudah berkoordinasi,” kata Saharjo seraya menyebutkan istilah Kekuatan dalam Kebersamaan adalah modal dasar dalam memimpin organisasi.

Saharjo juga menyebutkan, jika terpilih menjadi ketua IPPAT NTB periode 2024-2027 nanti, dirinya menjamin tidak ada anggotanya yang sampai diperiksa aparat hukum.
“Artinya, pengurus harus mampu mengayomi anggota dan melakukan pendampingan jika berhadapan dengan hukum,” pungkas Pengurus Perguruan Silat “Persaudaraan Setia Hati Terate” Nusa Tenggara Barat itu.
Sejumlah anggota IPPAT Lombok Tengah yang hadir pada kesempatan itu menilai Saharjo sebagai salah satu orang yang pantas memangku jabatan Ketua Pengurus Wilayah.
“Dari segi kapasitas dan pengalamannya yang lebih dari 20 tahun berkecimpung sebagai pejabat pembuat akta tanah, Pak Saharjo layak sebagai Ketua Pengurus Wilayah,” ungkap salah seorang anggota.
Sederet prestasi yang diraih selama ini juga telah membuktikan dirinya mampu tampil sebagai sosok pemimpin sekaligus panutan bagi para anggota yang baru dalam organisasi IPPAT di NTB
