Disoal, Tenaga Honda Berangkat Kunker Ke Jakarta Diakhir Masa Jabatan Dewan

LOMBOKita – ‎Ketua Serikat Masyarakat Selatan (SMS) Lombok Timur,Sayadi mempersoalkan tenaga honda yang diberangkatkan sekretariat DPRD Lotim mengikuti kunjungan kerja ke Jakarta diakhir masa jabatan DPRD Lotim. 

Dimana kunjungan tersebut dilakukan dari tanggal 31 Juli s.d 2 Agustus 2019. Bahkan tenaga honda yang diberangkatkan itu adalah ajudan Sekwan dan salah satu pimpinan DPRD Lotim. 

” Kok bisa ada tenaga honda yang berangkat kunker ke Jakarta diakhir masa jabatan DPRD Lotim,” kata Sayadi di Selong, Rabu (31|7).

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga mempertanyakan kepada Sekwan apa alasan yang mendasar kenapa tenaga honda tersebut diajak untuk kunker. Padahal pada satu sisi masih banyak Aparatur Sipil (ASN) di sekretariat dewan yang lebih berhak untuk mendampingi dewan melakukan kunker. 

Apalagi informasi yang saya dapatkan kalau tenaga honda yang diberangkatkan ikut kunker saat ini.Pada kunker bulan sebelumnya juga kedua tenaga honda tersebut juga berangkat, sedangkan tenaga honda yang lainnya tidak diberikan kesempatan untuk mendampingi dewan mengikuti kurker.

Maka inilah yang menyebabkan terjadinya kecemburuan sosial diantara tenaga honda yang lainnya maupun ASN. ” Apa sih istimewanya kedua tenaga honda yang seringkali diajak kunker sama anggota DPRD Lotim,apa gak ada yang lain,” ujar Sayadi penuh tanda tanya.

Oleh karena itu, tambah Ketua SMS Lotim, pihaknya akan mengklarifikasi kepada Sekwan setelah pulang kunker nantinya agar menjadi jelas. 

Begitu juga apakah ada indikasi menutup akhir masa jabatan anggota DPRD Lotim ini menghabis-habiskan anggaran, sehingga inilah yang perlu kami pertanyaan pula. 

” SMS minta agar bupati mengevaluasi kinerja Setwan DPRD Lotim bersama pejabat lainnya,atas adanya tenaga honda yang berangkat kunker ini,” tandasnya.

Ditempat terpisah Kepala Bagian Umum Setwan DPRD Lotim, L.Sahabuddin saat dikonfirmasi tidak bisa memberikan penjelasan, melainkan justru meminta untuk menanyakan langsung ke Setwan DPRD Lotim.

Begitu juga Kabag Humas dan Hukum Setwan DPRD Lotim, H.Ahyan menegaskan bahwa mengenai adanya tenaga honda yang ikut dalam kunker DPRD Lotim diakhir masa jabatannya ini adalah merupakan kebijakan pimpinan.

” Ini kebijakan pimpinan terhadap adanya tenaga honda yang ikut kunker,” katanya singkat.