Wisman Kini Lebih Pilih Jalur Darat ke Teluk Ekas, Konflik Boatman Awang-Ekas Mereda

Keterangan foto: situasi kawasan teluk ekas Jerowaru Lombok Timur sudah mulai kondusif

” kesepakatan Hasil Mediasi Satpol PP Lotim: Turis Nyaman Stay & Belanja di Ekas”

LOTIM – Wisatawan mancanegara (Wisman) yang akan surfing di Teluk Ekas kecamatan Jerowaru Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, kini semakin banyak datang melalui jalur darat. Mereka datang berkelompok pakai mobil travel maupun motor, setelah merasa tidak nyaman dengan jalur laut dari Awang.

“Para wisman yang mau melaksanakan surfing di Teluk Ekas sekarang sudah banyak yang datang melalui jalur darat. Ada yang rombongan memakai mobil travel dan ada yang pakai motor,” ujar beberapa warga.

menurutnya, Ketidaknyamanan itu muncul karena wisman sering dicegat boatman Awang dan tidak diperbolehkan naik ke Ekas Brick untuk berbelanja oleh Satpol PP.

Ketua Boatman Ekas Kawur menyebut kondisi kini sudah berubah. “Saat ini sudah banyak bule yang sudah nyaman stay di Ekas dan makan minum di warung-warung masyarakat di Ekas,” katanya.

Kesiapan sarana juga meningkat dari para boatman, baik ketersediaan boat atau perahu maupun alat surfing sudah memadai.

Kemajuan tersebut, dinilai memiliki dampak positif hasil pertemuan yang diinisiasi Kasat Pol PP Lombok Timur Drs. Salmun Rahman,, bersama Kabid Pengawasan dan Pengelolaan Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Polsek Jerowaru, Pemdes, pegiat wisata, dan perwakilan boatman.

Pertemuan digelar untuk mencari jalan keluar permasalahan antara boatman Ekas dan Awang terkait kegiatan surfing di Teluk Ekas.

Kasat PolPP Lombok Timur Salmun Rahman menjelaskan, para boatman Ekas sudah sepakat. Jika ada boatman Awang yang membawa wisman, akan diberi pengertian dan penjelasan terlebih dahulu untuk balik. “Kalau tidak mau baru dipaksa balik,” jelasnya.

Saat ini pelanggaran sudah sangat berkurang. “Dan sampai saat ini sih masih ada saja boatman dari Awang membawa tamu tapi paling banyak 3 orang tamu dan sudah sangat jarang,” ujarnya.

Jika ada permasalahan krusial, boatman diminta langsung melapor ke Satpol PP.

Bukti perbaikan itu terlihat kemarin. “Kemarin saja ada 3 mobil rombongan wisatawan mancanegara yang datang ke Ekas untuk melakukan surfing,” pungkas Salmun.