Bupati Lotim Ungkapkan Kekecewaannya Dapur MBG Ditutup Pempus
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur (Lotim) H Haerul Warisin mengungkapkan kekecewaan dan keberatan atas penutupan dapur umum yang berdampak pada anak didik dan pekerja. dalam kegiatan Musrembang RPJMD di ballroim kantor Bupati.
“Ini tidak sederhana, banyak pihak yang terdampak, termasuk anak-anak yang sebelumnya mendapatkan makan,” ujarnya.Kamis (9/4).
Bupati menekankan bahwa seharusnya ada cara lain untuk menyelesaikan masalah ini tanpa harus menutup dapur. “Banyak cara lain yang bisa dilakukan, bukan hanya menutup dapur karena masalah IPAL,” tambahnya.
Penutupan dapur juga berdampak pada pekerja yang sebelumnya bekerja di dapur, termasuk ibu-ibu yang kehilangan sumber penghasilan. “Berapa ribu ibu yang tidak lagi mendapatkan upah dari dapur karena ditutup?” tanya bupati.
Bupati juga menyoroti dampak pada tenaga kerja lainnya, seperti ahli gizi dan petugas lainnya. “Ini salah satu langkah yang tidak tepat, menghambat pertumbuhan ekonomi lokal,” tegasnya.
