BIZAM Belum Layani Penerbangan Internasional
LOMBOKita – General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Nugroho Jati mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum membuka penerbangan internasional.
Menurut Nugroho Jati, penerbangan dari dan tujuan BIZAM sampai saat ini belum ada meski slot penerbangan tetap disediakan.
“Tergantung perkembangan pandemi Covid-19 nanti, baru kemudian ada peraturan dari pemerintah untuk membuka penerbangan,” ucap Nugroho Jati saat memantau bongkar muat pesawat kargo yang mengangkut logistik WSBK, Selasa (9/11/2021).
Dikatakan Nugroho Jati, tidak mudah membuat keputusan dan menerapkan kebijakan di tengah pandemi Covid-19.
“Kalau slot penerbangan masih ada, cuma aturan PPLN yang belum ada,” tandas Nugroho Jati.
Dia juga menyebutkan beberapa bandara tanah air yang melayani penerbangan internasional dan dijadikan sebagai pintu masuk wilayah RI.
“Bandara di Jakarta melayani untuk umum dan Pekerja Migran Indonesia (PMI), bandara di Manado hanya melayani PMI, Denpasar melayani reguler flight, dan Riau Batam irreguler flight,” jelas Jati.
Itu pun, lanjut Nugroho Jati, masih cukup ketat, para penumpang penerbangan internasional harus menjalani pemeriksaan dan sampling swab sebelum pemeriksaan keimigrasian.
“Jadi sebelum para penumpang itu menyebar ke berbagai daerah, mereka harus menjalani masa karantina terlebih dahulu,” katanya.
Hingga saat ini, jelas Nugroho Jati, ada 19 negara yang mendapat izin terbang ke Indonesia, yakni Saudi Arabia, United Arab Emirates, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.
Bagaimana dengan pesawat kargo Boeing 777 fighter yang mengangkut logistik World Superbike Mandalika 2021?, Nugroho Jati mengungkapkan pesawat logistik berbeda dengan penumpang sipil.
“Seluruh kru pesawat logistik tidak boleh keluar, begitu selesai melakukan bongkar muat, harus kembali ke negara tujuan selanjutnya,” kata Nugroho Jati.

1 Komentar
Komentar ditutup.