Berwisata Kepantai Suryawangi, Dua gadis Asal Masbagik Temukan Bayi Yang Dibuang Ortunya.

Keterangan FOTO : Orok bayi yang ditemukan dua Gadis asal Danger dalam penanvanan intensif di Puskesmas Lendang Nangka. Minggu (7/1)

LOTIM LOMBOKita- Kasus pembuangan bayi diwilayah kabupaten Lombok Timur kembali terjadi, Minggu pagi (7/1/2024) dua gadis asal desa Danger kecamatan Mabagik Lotim, pagi pagi datang ke pantai Suryawangi untuk sunrisesan,

namum kedua gadis tersebut, di kejutkan, sambil menunggu matahari terbit, keduanya berjalan menuju TKP, dan ia melihat kresek plastik warna kuning, ketika mendekat, bak disambar petir, mereka melihat ada tubuh manusia di kantong plastik tersebut

Setelah memeriksa ternyata, didalam kresekplastik tersebut isinya orok bayi berjenis kelamin perempuan , dengan kondisi masih hidup.

Untuk menyelamatkan bayi yang ditemukan tersebut, karena dilihat kondisinya lemah, keduanya langsung membawa pulang, sebelum sampai rumahnya, dan dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan orok bayi itu terlebih dahulu dibawa ke Polindes di Paokmotong untuk membersihkan bayi tersebut yang masih dililit ari arinya.

Sebelumnya, kasus penemuan bayi ini. Kedua gadis tersebut sempat mengimpokan kepada para pengunjung yang ada di lokasi, dan pengujungpun beramai ramai mendekat dan melihat dari dekat kondisi bayi yang dibuang oleh orang tuanya yang tak bertangungjawab tersebut.

Melihat kondisi bayi yang lemah, kedua gadis itupun meminta ijin kepada pengunjung untuk membaw bayi tersebut pulang, dan kasusnyapun dilaporkam ke Polsek Labuhan Haji, anggota Polsek yang mendapat laporan langsung mendatangi TKP. Hanya saja korbannya sudah di bawa pergi oleh Dua gadis yang menemukannya.

Kapolsek Labuhan Haji dan Kapolsek Masbagik melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan kasus penemuan bayi di kawasan pantai Suryawangi oleh dua orang cewek asal Desa Danger Masbagik.

“Ada dua cewek yang menemukan bayi itu, dan dibaw pulang kerumahnya. Karena kondisi bayi lemah, bayi tersebut saat ini dalam penanganan itensif pihak Puskesmas Lendang Nangka,” sebutnya.

Menurut Nicolas, kasus ini dalam penyelidikan,dan berharap pelakunya segera terungkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini