Baiq Carina, Siswi MAN 1 Lotim Unjuk Prestasi di Malaysia, Borong 3 Juara Internasional

Keterangan foto : Baiq Carina Jagaditha Firmanto, salah satu siswi MAN 1 Lombok Timur yang saat ini masih duduk di kelas XI IPA 2, raih 3 juara internasional

LOMBOKita – Baiq Carina Jagaditha Firmanto, salah satu siswi MAN 1 Lombok Timur yang saat ini masih duduk di kelas XI IPA 2, berhasil terpilih mengikuti International Youth Innovation Summit Short Students Exchange #27 Chapter Singapore-Malaysia dan berhasil merebut beberapa prestasi dalam beberapa kategori juara, yakni 1st Best Presentation Project, 2nd Best Innovation Project, dan 3rd Best Speaker.

Dalam kompetisi International Youth Innovation Summit (IYIS) #27 Batch Singapore-Malaysia, seleksi yang dilalui berupa selection file, selection essay dan innovation, serta selection interview yang berlangsung di Ballroom Hotel Kingston 12, Jl. Raja Laut, Kuala Lumpur, Malaysia, cerita Siti Surodiana selaku Koordinator Tim Prestasi MAN 1 Lombok Timur.

Sementara itu, Baiq Carina mengungkapkan bahwa proses yang dilalui pada kompetisi internasional ini berupa seleksi essay innovation, yakni menuangkan inovasi yang akan dibawa untuk presentasi kepada dewan juri dengan ketentuan essay minimal terdiri dari 1.800 kata dengan fokus essay berupa masalah mengurangi karbon dioksida serta mendorong masyarakat untuk berjalan kaki dengan achievement rewards, yang dilanjutkan dengan selection interview dengan titik fokus pada essay yang diangkat.

“Proses yang dilalui berupa seleksi essay innovation yakni menuangkan inovasi yang akan dibawa untuk presentasi kepada dewan juri,” ungkap Baiq Carina.

Dengan prestasi gemilang yang diraih salah satu siswinya di pentas internasional di Malaysia ini, L. Sundane selaku Kepala Madrasah menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Sebuah pencapaian yang patut dibanggakan oleh keluarga besar madrasah di NTB termasuk Lombok Timur karena siswa kami yang di kabupaten bisa unjuk prestasi sampai luar negeri dan ini jadi kebanggaan. Saya berharap ini jadi motivasi bagi siswa lainnya bahwa kesungguhan dan komitmen untuk berprestasi insya Allah akan menuai hasil nyata. Prestasi bukan hanya milik anak perkotaan tapi menjadi milik mereka yang di daerah yang punya motivasi tinggi untuk merebut prestasi dan punya cita-cita tinggi,” tegas Sundane.