Anaknya Dihamili Tetangga, Orang Tua Lapor Polisi

LOMBOKita – Kasus asusila.di wilayah kabupaten Lombok Timur akhit akhir ini alami peningkatan, seperti kasus pemerkosaan anak SMP di gilit Enam Pemuda, kasus pemerkosaan terhadap penyandang disabilitas,

kasus serupa kembali terjadi di wilayah desa Perian, kecamatan Montong Gading, korbanya kali ini salah seorang oknum mahasiswi, Ia di ketahui telah di perkosa saat orang tuanya memeriksakam korban ke Puskesmas, dan di nyatakan hamil.

Tak terima perbuatan pelaku, orang tua korban, melaporkan kasus tersebut ke SPKT polres Lombok Timur untuk proses hukum

Ka SPKT Polres Lotim melalui Kasubag Humas Iptu L Jaharudin yang di konfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur.

Kasus dugaan asusila yang menimpa korban, dalam laporan orang tuanya, pelakunya tetangga korban sendiri.

“Kasusnya sudah di tangani dan kini dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

menurut Jaharudin,kronologi kasus dugaan perbuatan asusila yang di lakukan FS warga desa Perian kecamatan Montong Gading Lotim, terhadap sebut saja Mawar (18) yang merupakan tetangganya, terjadi Maret 2020 lalu,

Pelaku melakukan aksi bejatnya (asusila) di rumah korban saat rumah korban sepi.

Terungkapnya perbuatan pelaku ini saat orang tua korban membawa korban untuk memeriksakan kesehatannya ke klinik Permata Cinta Terara, Bak disamber petir orang tua korban kaget saat mendapatkan penjelasan dari pihak klinik, kalau korban hamil.

Untuk memgungkap pelaku yang menghamili, orang tuanya, menanyakan kepada korban siapa yang menghamilinya, setelah di paksa akhirnya korban mengaku kalau dirinya telah di perkosa oleh FS sebanyak dua kali di rumahnya saat rumah sedang sepi.

Merasa keberatan dan tidak terima perbuatan pelaku, Senin (19/4) orang tua korban langsung melaporkan kasus ini ke SPKT Polres Lombok Timur.

Dalam laporannya, orang tua korban, juga mengaku, kalau sejak Juli 2020 lalu, dia sempat curiga melihat prilaku korban yang mengalami keterbelakangan mental sering mual mual,seperti orang hamil,

sehingga orang tuanya membawa korban untuk.memeriksa kesehatan ke Klinik Permata Cinta Terara, dan terungkap kalau korban mengandung.