Innalillahi..Diduga Depresi IRT di Lotim, Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

LOTIM LOMBOKita – Innalillahi..Warga Desa Borok Toyang,Kecamatan Sakra Barat Lombok Timur geger,salah seorang warganya Sukanah (37) di temukan tak bernyawa dengan cara menggantung diri, menggunakan seutas tali sapi di dalam rumahnya, Senin (13|6) sekitar pukul 10.30 wita.

Kasus meninggalnya IRT, kini dalam penanganan penyelidikan aparat kepolisian

Informasi yang dihimpun, sebelum korban ditemukan mengakhiri hidupnya, dengan cara gantung diri, korban pagi hari sempat sarapan bersama dengan suami dan anaknya, usai sarapan suami korban langsung pergi ke sawah

Terungkapnya kasus gantung diri korban, saat keponakan korban datang untuk mengantar sayuran untuk lauk makan siang,
Ia di kagetkan, saat masuk kedalam rumah korban, ia menemukan korban sudah tak bernyawa di palang kayu rumahnya, yang digunakan gantung diri menggunakan seutas tali nilon yang kerap digunakan mengikat sapi.

Melihat kejadian itu, keponakan korban berlari keluar memberitahukan ibunya, kalau korban MD dengan cara gantung diri.

Mendengar penuturan anaknya, saudari korban langsung mendatangi TKP, termasuk memberitahukan suami korban yang masih bekerja di sawah.

Sesampai di rumah korban, saudaranya menemukan korban dalam kondisi lemas, dari mulut keluar busa dan air libur serta air seni keluar dan kasusnya langsung di laporkan ke polisi.

Mendapat laporan tersebut petugas Inafis langsung meluncur ke TKP dan lakukan olah TKP, dan hasil visum dokter puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, diperkirakan korban meninggal dunia sekitar Delapan jam sebelum di temukan

Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, akibat depresi, akibat penyakit yang di derita kerap kumat,bahkan korbapun pernah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ),akan tapi dihentikan sejak enam tahun lalu sejak menikah.

Kapolsek Sakbar melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicalos Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus gantung diri warga di Desa Borok Toyang,Kecamatan Sakra Barat.

” Kita sudah terima laporan dan kasusnya ditangani Polsek Sakra Barat,” tegasnya.