Hebat! Lombok Tengah Terima WTP 10 Kali Beruntun

Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri (paling kiri) saat menerima penghargaan WTP kesepuluh kali di kantor BPK RI Perwakilan NTB di Mataram, Jumat (13/5/2022) / ist

LOMBOKita – Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) benar-benar teruji. Hingga saat ini, sudah 10 kali berturut-turut mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Predikat WTP tersebut diberikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah tahun anggaran 2021. Raihan penghargaan WTP ini merupakan yang ke-10 kali yang berhasil diraih secara berturut-turut.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemda Loteng tahun 2021 tersebut, berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, di Mataram, Jumat (13/05/2022).

Hadir pada acara tersebut diantaranya, Bupati Loteng, Ketua DPRD Loteng, Inspektur Inspektorat, Kepala BPKAD, dan lainnya.

Inspektur Inspektorat Loteng HL Aknal Afandi mengatakan, raihan WTP yang ke-10 ini akan menjadikan jajarannya untuk bekerja lebih maksimal sehingga WTP ini bisa terus dipertahankan. Tentu, kualitasnya lebih bagus lagi.

“Raihan predikat ini harus kita jaga dan tingkatkan,” ujar mantan Kasat Pol PP Loteng ini.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Loteng HM. Nursiah menyatakan, raihan WTP ke-10 tersebut tidak lepas dari kekompakan, kerja keras dan sinergitas semua unsur Pemda Loteng. Wabup pun menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BPK Perwakilan NTB atas penghargaan yang diberikan. Karena baginya, BPK perwakilan NTB telah menyelesaikan tugasnya dalam melaksanakan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan sangat baik, profesional dan berintegritas. Sehingga apapun hasil dari pemeriksaan yang telah dilaksanakan tersebut, merupakan hasil yang akan diterima sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik di waktu-waktu mendatang.

“Kami percaya BPK telah melaksanakan tugasnya secara profesional, untuk selanjutnya tugas kami adalah memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki dan menjalankan setiap rekomendasi yang diberikan,” ujarnya.