Bupati dan Kapolres Lotim, Ikuti Upacata HUT Bhayangkara ke 75 Bersama Presiden RI Secara Virtual

LOTIM Lombokita – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy, bersama Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, Dandim 1615 Lotim Letkol (inf) Agus Ptihanto Donny, dan Kajari Lotim, salah satu Polres di Indonesia, yang mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke–75 secara virtual, bersama Presiden Joko Widodo dari istana Presiden, di Rupatama Polres Lombok Timur, Kamis (1/7)

Presiden RI Joko Widodo dalam amanatnya mengatakan, jajaran Polri, TNI, Tenaga Kesehatan dan Kementrian beserta pihak-pihak lain, telah bersinergi terkait penanganan Covid 19.

Presiden Jokowi juga mengingatkan agar penggunaan kewenangan Polri dalam melakukan penangkapan, penahanan, penyitaan, harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab, serta polri . agar tetap tegas dan tampil dalam mengayomi masyarakat.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-75 yang mengusung tema “Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi menuju Indonesia Maju”. 

Usai upacara secara virtual, Polres Lombok Timur menggelar tasyukuran, yang di hadiri Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj bertempat di Gedung Dharma Bhayangkara Polres Lombok Timur.
 
Wakil Bupati Rumaksi dalam sambutannya, memberi ucapan selamat kepada jajaran Polri,khususnya Polres Lotim, yang semakin bijak dan berprestasi, terutama dalam penanganan Covid-19,

” Pemkab memberikan apresiasi atas kerjasama yang telah dilakukan Polres dengan Pemkab.

“Dari 1.669 jiwa penduduk Kabupaten Lombok Timur yang terpapar covid 19,hingga saat ini hanya 12 orang yang masih diisolasi,” ungkapnya.

Hal itu, menurut Wabup, salah satu prestasi dari hasil kerja sama yang telah, dilakukan Pemda dengan Polres dan unsur-unsur lainnya.

Selain membahas krisis moral, Wabup juga menyinggung kasus penyalahgunaan Narkoba di daerah ini yang sudah sangat memprihatinkan

“orang-orang mengatakan bahwa Lombok Timur adalah syurganya narkoba,” ucap Rumaksi dengan nada kesal.

Dan dirinya berharap, dengan keberadaan Sat Reserse Narkoba ini, peredaran Narkoba di Lotim dapat diberantas.

“Untuk memberantas peredaran Narkoba ini, membutuhkan kerjasama antara tokoh agama, masyarakat, termasuk aparat keamanan,” ucapnya

Dirinya memahami, untuk memberantas peredaran narkoba ini, tak bisa di lakukan sendiri oleh aparat keamanan, karena jumlah personil terbatas, sehingga sinergisitas semua elemen sangat di harapkan

Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio dalam sambutannya, melaporankan terkait covid-19 yang terjadi di Lombok Timur saat ini sudah memasuki zona kuning, hasil kerjasama yang telah di lakukan

“semua komponen yang ada dalam pelaksanaan antisipasi covid ini menjalankan tugasnya dengan baik,” jelasnya.

Acara diisi pula dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan santunan kepada anak yatim.