Pengerjaan Irigasi Kondak Terus Dikebut, Diyakini Rampung Hingga Batas Akhir

LOMBOKita – Rekanan pelaksana rehabilitasi jaringan irigasi Kondak desa Lepak kecamatan Sakra Timur, PT Karya Anugerah Persada Utama, dinilai cukup bertanggungjawab dengan pelaksanaan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya.

Hal itu terbukti dengan dapat diselesaikannya kekurangan kemajuan pekerjaan (deviasi) yang telah ditentukan sebelumnya.

“Progres pekerjaan irigasi Kondak berjalan cukup baik dengan kemajuan pekerjaan yang signifikan. Bahkan sampai dengan Senin ini kemajuan pekerjaannya mencapai 50,21 persen,” kata Kabid Pengairan pada Dinas PUPR Lotim, Sosiawan Putraji, S.T, M.Si, Senin (28/6/2021).

Sosiawan yakin penyedia tersebut dapat merampungkan pekerjaan hingga batas waktu (closing date) kontrak pada 29 Agustus 2021 mendatang.

“Rekanan penyedia ini memang memiliki pengalaman yang cukup panjang untuk menyelesaikan pekerjaan, seperti halnya pekerjaan serupa atau lainnya di tempat berbeda beberapa waktu lalu,” katanya.

Mengutip laporan harian tertulis dari konsultan pengawas di lapangan, dikatakan Sosiawan, penyedia cukup memahami teguran yang sempat dilayangkan sebelumnya.

“Keterlambatan progres pekerjaan sebelumnya terjadi lebih disebabkan karena faktor teknis dan non teknis, dan hal itu dapat kami maklumi. Kini pekerjaannya dikebut dengan tetap memperhatikan kualitas,” ujarnya.

Bersama dengan pihak Kejaksaan Negeri Lotim, Polres dan Inspektorat Lotim, PPK di Dinas PUPR Lotim mengetahui perkembangan pekerjaan setiap harinya.

“Ada laporan harian, mingguan, hingga bulanan, sehingga kami dengan cepat menyikapi apabila ditemukan persoalan di lapangan,” tandasnya.

Demikian halnya dengan penyedia jasa pekerjaan rehabilitasi jaringan yang bersumber dana dari DAK lainnya di Lotim, kata Sosiawan, hingga saat ini berjalan sesuai progres.

“Kami ingin semua lokasi pekerjaan jaringan irigasi di Lombok Timur rampung sesuai masa kontrak dengan tetap mengutamakan kualitas, sehingga masyarakat dengan segera dapat memanfaatkannya,” jelas Sosiawan.