Empat BUMD di Lombok Timur Masih Disusui Pemda

LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy menyebut keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di daerah itu hingga saat ini belum mandiri, karena masih bergantung pada aliran dana dari pemerintah daerah.

Keempat BUMD tersebut, yaitu Selaparang Energi, PDAM, Selaparang Agro dan Selaparang Televisi yang harus melakukan transisi siaran dari analog ke digital.

“Kita masih akui belum semua BUMD mandiri dan masih membutuhkan dukungan dana dari pemerintah daerah,” ungkap Bupati Lotim dalam rapat BUMD di ruang rapat bupati, Senin (28/6/2021).

Karena itu, bupati meminta kepada BUMD yang memiliki kondisi prima dapat mendukung BUMD yang masih membutuhkan sentuhan, termasuk dari semua pihak untuk duduk bersama merumuskan formula yang tepat untuk membantu mengatasi persoalan yang dihadapi sejumlah BUMD saat ini. 

Menurut bupati, formula tersebut harus dapat mengatasi persoalan manajerial maupun keuangan.

“BUMD diharapkan mampu melakukan berbagai inovasi untuk menghasilkan serta mendatangkan modal guna mengurangi ketergantungan terhadap pemerintah,” ujarnya.

Sukiman juga menambahkan,‎ penyelesaian persoalan BUMD tersebut dilakukan dalam suasana keterbukaan, untuk kebaikan semua pihak termasuk BUMD yang diharapkan dapat memberikan dukungan. 

Dimana BUMD yang termasuk dalam katagori ini adalah PT. Selaparang Finansial dan Bank NTB syariah. 

“Sementara PD. BPR NTB juga belum memberikan kontribusi memadai,” tandasnya.