Pemuda Kotaraja, Protes Dan Ancam Laporkan Panitia Rekrutmen Pilkades ke Bupati

LOTIM lombokita – Pemuda desa Kotaraja kecamatan Sikur Lombok Timur, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Desa, melayangkan surat keberatan ke panitia pilkades kotaraja,

Mereka menilai, masyarakat terzolimi kinerja panitia pilkades, yang dinilai tak bekerja maksimal, terkait verifikasi KTP ke masyarakat,

“Mestinya panitia Pilkades turun langsung lakukan verifikasi terkait KTP ganda,” ungkap Lalu Anggi Ketua Forum Peduli masyarakat Desa Kotaraja, melalui pres rilisnya.

Menurutnya,mestinya panitia pilkades itu terjun langsung ke masyarakat, untuk verifikasi adanya KTP ganda, namun hal itu tak di lakukan, apalagi saat pleno tidak ada penyampaian tentang jumlah KTP terkumpul dari semua balon,

” tidak ada informasi untuk ktp ganda yang terperifikasi atau terdiskualifikasi,,” ucapnya

Sehingga forum menilai ada indikasi ketidak transfaran dan tidak bekerjanya panitia pilkades,secara baik dan benar

” Forum masyarakat peduli desa, menyatakan sikap mosi tidak percaya terhadap panitia pilkades, dan menolak Pilkades Kotaraja,” tegasnya

Karena dinilai tidak sesuai dengan aturan, sehingga dirinya akan bersurat ke camat dan Bupati,dengan melampirkan bukti terkait verifikasi KTP ganda.

Ketua Pilkades Kotaraja L Iswandi Oktavia saat di konfirmasi mengaku, pihaknya sebagai panitia pilkades telah bekerja melalui proses dan prosudur yang ada, seperti.melakukan tahapan tahapan yang ada,

” Kami selaku panitia telah bekerja maksimal sesuai aturan dan prosudur yang ada, bahkan telahn melalui tahapan tahapan cukup panjang,” ucapnya,

bahkan menurut Iswandi, pihaknya juga telah bekerja secara transfaran,

” kalau panitia dikatakan tidak transfaran, dari sudut mana,” katanya

Karena hasil plenopun, berita acaranya mereka tandatangani, sehingga dirinya bertanya kok dikatakan tidak transfaran.

kalau mereka keberatan,kenapa mereka tidak protes, justru menandatangani berita acara.

” kalau keberatan, silahkan tempuh jalur hukum, kita panitia telah siap kalau ada laporan,” tegasnya, seraya mengatakan, selaku panitia hanya meminta untuk sama sama menjaga kondusifitas,selama pilkades berlangsung.

” kalau ada yang keberatan, yang menyampaikan keberatan itu calon, bukan forum atau lainnya,” jelasnya. karena dalam pilkades, calon tak memiliki tim sukses