Penyidik Polres Lotim Mulai Panggil Berbagai Pihak
LOMBOKita – Penyidik Unit Tipiter Polres Lombok Timur mulai memanggil dan meminta keterangan berbagai pihak. Salah satunya petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Terara dalam kasus dugaan jual beli obat secara ilegal di PKM Terara yang belakangan ini mencuat ke publik.
Salah seorang petugas PKM Terara yang enggan disebutkan mengakui kalau dirinya telah diminta keterangan oleh penyidik Polres Lotim beberapa hari lalu.Terkait dengan masalah kasus jual beli obat di PKM Terara.
” Memang betul saya telah dipanggil untuk diminta keteranganya oleh penyidik,” katanya.
Sementara dalam pemanggilan itu,lanjut petugas PKM Terara tersebut, ditanyakan sekitar 10 buah pertanyaan oleh penyidik. Namun dirinya tidak mau membeberkan apa yang ditanyakan tersebut.
” Kurang lebih tiga jam saya dimintakan keterangan oleh penyidik,” tegasnya.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh para penyidik unit Tipiter Reskrim Polres Lotim mengenai masalah pemanggilan petugas PKM Terara dalam kasus dugaan jual beli obat secara ilegal di PKM Terara.
Sementara saat ini masih baru satu petugas yang diminta keterangannya,untuk kemudian nantinya akan menyusul yang lainnya.Untuk dijadwalkan waktunya pemanggilannya,
” Memang betul kami sudah melakukan pemanggilan petugas PKM Terara untuk diminta keterangannya saja,” kata penyidik Reskrim, Bripka Yayan dan Brigadir Muzayin singkat seraya mengatakan untuk lebih jelasnya silahkan ke Kasat Reskrim saja.
