Khawatir Terjadi Gesekan, GP Ansor NTB Tolak Rencana Deklarasi #2019 Ganti Presiden
LOMBOKita – Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Barat menolak rencana kegiatan deklarasi #2019 Ganti Presiden di Nusa Tenggara Barat. Karena dikhawatirkan nantinya akan terjadi gesekan diantara warga yang pro dan kontra terhadap kegiatan tersebut.
” GP Ansor NTB dengan tegas menolak rencana kegiatan deklarasi #2019 ganti presiden di NTB demi ketertiban dan keamanan bersama,” tegas Ketua Gerakan Pemuda Ansor NTB, H.Zamroni Azis.
Oleh karena itu, Zamroni meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak memberikan ijin terhadap kegiatan tersebut. Dengan alasan kondisi semua masyarakat yang ada di pulau Lombok pada khususnya dan NTB pada umumnya sedang lagi berduka akibat bencana gempa bumi yang masih terjadi sampai saat ini.
Sehingga dikhawatirkan dalam kegiatan itu nantinya akan terjadi gesekan-gesekan diantara para pendukung dan warga yang pro dan kontra dalam kegiatan tersebut.
Maka sangat tidak pantas apabila ditengah-tengah warga NTB lagi berduka kemudian ada pihak-pihak yang memanfaatkannya dengan menggelar kegiatan deklarasi #2019 ganti presiden di NTB.
” Polisi jangan berikan ijin terhadap kegiatan tersebut,demi menjaga kondusitifitas daerah NTB agar tetap aman ditengah-tengah duka akibat gempa bumi,” ujarnya.
Zamroni meminta kepada semua elit politik yang ada di daerah ini untuk tetap menahan diri. Dengan tentunya menjaga persatuan dan kesatuan,ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniah,basoriah, interen maupun eksteren diantara umat beragama.
Begitu juga jalinan silaturahmi semua elemen masyarakat di daerah ini.Dengan saling merangkul diantara satu sama lainnya dalam rangka untuk ketertiban dan kenyamaan yang ada di NTB.
” Satu tujuan kita semua menjaga agar NTB tetap aman dan damai dari berbagai masalah yang akan menganggu keamanan daerah,” tandas Ketua GP Ansor NTB, H.Zamroni Azis.
Keterangan vidio foto Ketua GP Ansor NTB,H.Zamroni Azis

18 Komentar
Gp ansor …
Kamu pikir hnya kamu rakyat ntb….jgn asal bicara ..justru rakyat ntb bangga dgn adanya deklarasi #ganti presiden 2019 ….rakyat ntb sdh pintar jgn di ajari
Komentar:kami tidak kenal kamu ANSOR, kami NTB siap sambut Dek. #2019gantipresiden
Nah Ayo di jawab.. Apakah statement anda itu mewakili orang ntb pada umumnya gak.. Aku warga NTB.. Mendukung gerakan itu.. Silahkan datang para delegasi Yang mau ke NTB… Di NTB pada Pilprres 2014 75 persen mendukung prabowo.. Sejarah mencatat ingat itu.. Maka dari itu Mari kita saling hormat menghormati Di era kebebasan ini.
Hati² anak anak muda NU sdh mulai jengah dg NU gara² ulah kalian
….
Lah anda ini siapa?
Anda siapa?
Moto gp ya di NTB
Gp Ansor itu siapa. Kami tak kenal kalian, jangan coba2 menkanter hak demokrasi warga negara, beranikah kalian menghadang jika memang ada kgiatan deklarasi ganti presiden..
Yg penting bro kita sudah menganut sistim demokrasi panca sila biarkan mereka menyampaikan pendapat ide asalkan arahnya positip untuk membangun bangsanya dg berideologi panca sila
Yang tidak kenal ANSOR, kemungkinan besar anggota HTI. Kalo keturunan dan simpatisan PKI pasti menghujat krn dendam lama tahun 65-70 ANSOR bersama TNI paling depan mengganyang PKI.
Kami ingin deklarasi #2019GantiPresiden, hanya ingin deklarasi tidak ingin cari ribut atau musuh. Jika takut silahkan kalian ikut deklarasi juga buat #2019TetapJokowi tanpa harus mencari cari alasan untuk membubarkan kami.
Ansor itu islam ato tidak ?
kalo islam apakah pake syahadatain jg ?
Mulai resah dia ??
Kalian tu siapa.? NTB dan LOMBOK khususnya tidak mengenal kalian.
Kalian tdk mewakili elemen masyarakat NTB.jadi kalian jgn coba2 memancing di air yg keruh.
Yg jelas #2019 Ganti presiden.
Komentar:apakah di ntb jg ada si gp?
apakah GP ansor mewakili suara seluruh rakyat ntb untuk melakukan penolakan gerakan 2019gantipresiden ?
sudah lakukan survey meneluruh ? atau jangan2 statemen ini hanyalah statemen atas kepentingan pribadi karena mndukung petahan lanjut 2 periode ?
saya khawatir malah, ketika org org yg tidak tau etika demokrasi berkoar koar trg menjaga keamanan dan kedamaian di ntb ?
pertanyakan sekali lagi diri kalian GP Ansor, suara kalian sudah mewakili suara rakyat NTB atau tidak… ?
semestinya anda memberi pencerahan agar sgala bentuk mengeluarkan pendapat ini berjalan dalam rel demokrasi….bukan berarti mengekang … krn anda tlah memposisikan diri berada pd posisi sebelah….
Haahaa
Komentar ditutup.