Kasus Curanmor Marak. Polres Lotim Gencarkan Razia dan Imbau Warga Waspada
LOTIM LOMBOKita – Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha tak.menampik kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) belakangan ini kembali marak . Dan hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama.
“Kasus curanmor sekarang ini memang mulai marak, dan hal ini menjadi PR kita bersama, ” ucapnya, di Selong.
Untuk menekan angka curanmor tersebut,menurut Ariakta, , jajaran kembali mengencarkan kegiatan razia di jalan raya termasuk meningkatkan kegiatan patroli rutin.
” kita gencarkan razia, sebagai salah
satu langkah deteksi dini kendaraan hasil curanmor,” katanya. Dalam kegiatan razia tersebut, setiap pengendara yang tidak jelas terutama tak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan, maka hal ini akan menjadi tugas Reskrim untuk melakukan penyelidikan
“Kalau ada ditemukan tidak lengkap suratnya akan dikembangkan tim penyelidikan. Yang tidak jelas suratnya langsung dilakukan penyidikan karena patut dicurigai kalau itu hasil curanmor,” tegas Ariakta.
Selain razia, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraannya terutama roda 2.
“Setiap kejadian tindak pidana curanmor, tidak hanya niat tapi ada kesempatan. Masyarakat kadang-kadang parkir sembarangan, tidak kunci stang. Disana kesempatan pelaku untuk ambil,” sebutnya.
Ariakta juga meminta warga selalu waspada dan berhati-hati terutama saat parkir kendaraan. “Alangkah baiknya berhati-hati saat parkir.hendaknya parkir di tempat yang bisa di pantau. Agar para pelaku tak memiliki ruang gerak untuk beraksi, ‘ ujarnya.
Kapolres juga mengatakan, meski. Kasus marak, pihaknya juga berhasil mengungkap para pelaku termasuk barang bukti, dan terhdap kasus curanmor yang dilaporkan masyarakat, semua dalam proses penyelidikan.
“Polres dan Polsek juga telah berhasil mengungkap beberapa pelaku curanmor seperti yang terjadi Polsek Sikur dan Terara,” ujarnya.seperti kendaraan dinas milik pemkab yang hilang di rumah orang gua Bupatipun pelaku dan barang bukti berhasil di tangkap.
Kapolres menambahkan, sinergitas dengan masyarakat juga terus ditingkatkan agar kasus curanmor di wilayah hukum Polres Lotim dapat ditekan. ” Sinergisitas polisi dengan masyrakatpun harus diperkuat terutama dalam menekan maraknya kasus curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur,” Pungkasnya.
