Wabup Edwin: Lompatan Prestasi MTQ dan Semangat Hijrah Jadi Penggerak Ekonomi Lotim

Keterangan foto : Wakil. Bupati Lombok Timur HM Edwin Hadiwijaya meninjau stand OPD usai membuka Festival Muharam, di lapangan H Muslihin Porda Selong

LOTIM LOMBOKita – Wakil Bupati Lombok Timur H.M. Edwin Hadiwijaya menegaskan pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perubahan angka kalender. Ia menyebut 1 Muharram sebagai momentum hijrah, pindah dari keadaan kurang baik menuju yang lebih baik.

” Patut kita syukuri target di MTQ ke XXXI tingkat provinsi NTB, berhasil lampaui target, meraih juara dia, ” Ucapnya saat membuta Festival 1 Muharram 1448 Hijriah di lapangan H Muslihin Porda Selong, Senin (15/6).

Menurutnya, rasa syukur atas raihan kafilah Lotim pada MTQ XXXI tingkat Provinsi NTB. berada di urutan kedua dengan nilai 177, naik signifikan dari posisi ke-7 pada MTQ ke-30 dan posisi ke-3 saat MTQ di Sumbawa Barat.

“Ini tidak dicapai dalam satu malam. Sudah dicanangkan setahun lalu. Ini lompatan besar. Bukan sekadar urutan saja, tetapi kita ingin meraih lebih tinggi lagi. Satu tangga lagi kita akan capai puncaknya di MTQ berikutnya di Lombok Utara,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas nama Pemda kepada LPTQ, pelatih, dan official yang membina peserta dari hari ke bulan. ” pemkab juga mengapresiasi peran kepala desa dan camat yang menggelar MTQ tingkat desa dan kecamatan sehingga menghasilkan calon peserta provinsi dalam jumlah banyak, “debutnya.

saat membuka Festival Muharram, Wabup menekankan makna hijrah tidak hanya perpindahan waktu dan tempat, tetapi juga perubahan ke arah kebaikan. Festival ini diarahkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Ia mencatat antusiasme tinggi UMKM mengikuti festival. Dari 37 lapak yang disiapkan, sekitar 150 UMKM mendaftar. Sisanya swadaya membiayai sendiri lapak untuk memeriahkan Muharram.

“Ini menunjukkan ekonomi kita bergerak. Triwulan III 2024 kita diangkat 4,9%, akhir triwulan pertama 2025 di atas 7%. Tapi dari sisi kesejahteraan kita masih perlu kerja keras. Makanya festival seperti ini perlu ditumbuhkan di berbagai kecamatan,” jelasnya.

Wabup meminta OPD, khususnya yang terkait pelayanan publik, hadir melayani masyarakat. DPMPTSP diminta memberi kemudahan izin bagi UMKM. Dinas Kesehatan menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis. Perpustakaan dan perekaman KTP juga dihadirkan di lokasi festival.

Wabup mengapresiasi kerja keras panitia yang mempersiapkan acara dalam hitungan hari. Ia berharap festival 4-5 hari ke depan berjalan lancar dan menumbuhkan ekonomi kreatif di Lotim, seperti yang sudah terlihat dari festival rupa dan film sebelumnya.

“Insya Allah kita bersama-sama bisa menumbuhkembangkan Lombok Timur menuju Lotim yang SMART,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Panitia Festival I Muharram, Asisten II Setda Lotim Husul Basri, dalam laporannya mengatakan rangkaian peringatan Muharram 1448 H mengusung tema besar “Menebar Semangat Hijrah, Mewujudkan Lombok Timur SMART”

Dalam festival ini ada banyak kegiatan yang telah dan akan dilakukan dalam Festival Muharam ini, diantaranya
Pawai Ta’aruf, parade 1448 dulang telah dilaksanakan, saat ini digelar ,Festival Muharram. ” Dalam Festival Muharram ini ada 150 UMKM yang ddilibatkan” Ucapnya, seraya mengataka selama Festival Muharam digelar ada banyak tontonan untuk masyarakat, diantaranya hiburan band lokal menampilkan para siswa SMA dan MA se Lotim, termasuk hiburan kesenian, seperti Pertunjukan wayang kulit, hadroh, hingga akan menampilkan grup band papan atas GIGI.

” Melihat antusia para UMKM dan masyarakat, diharapkan kegiatan Festival Muharram ini, dapat memacu perekonomian ekonomi masyarakat menjadi lebih baik , ” Debutnya.