Sentra Paramita Mataram Gelar Upacara hingga Gotong Royong Bersama Masyarakat

LOBAR LOMBOKita – Sentra Paramita Mataram memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan menggelar rangkaian kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, mulai dari upacara bendera, penguatan ideologi Pancasila, hingga gotong royong bersama masyarakat, Minggu 1/6/2026.

Kegiatan ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemensos RI Nomor 1921/1/KS.03/6/2026 tanggal 25 Mei 2026 tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Lingkungan Kementerian Sosial, serta SE Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026.

Rangkaian diawali dengan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diikuti pegawai Sentra Paramita Mataram, pegawai dan tenaga pendidik SRMP 18, siswa-siswi SRMP 18, serta anak residensial Sentra Paramita Mataram. Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa sekaligus penguatan komitmen mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Usai upacara, Sentra Paramita Mataram berkolaborasi dengan Satgaswil NTB Densus 88 AT Polri menggelar penguatan ideologi Pancasila. Kegiatan diikuti seluruh peserta dan masyarakat Desa Bengkel, Lombok Barat. Tujuannya meningkatkan pemahaman nilai kebangsaan sebagai benteng mencegah paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapat pemahaman empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Materi menekankan pentingnya pendidikan, ketekunan beribadah, hormat kepada orang tua dan guru, serta sikap saling menghargai untuk membangun karakter generasi muda yang tangguh dan tidak mudah terpengaruh paham radikal.

Disampaikan pula bahwa anak-anak dan perempuan rentan menjadi sasaran penyebaran paham terorisme. Karena itu, peran aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk membangun lingkungan aman, inklusif, dan berlandaskan nilai kebangsaan.

Sebagai implementasi nilai gotong royong, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih bersama yang melibatkan pegawai Sentra Paramita Mataram, personel Densus 88 AT Polri, serta masyarakat Desa Bengkel. Kegiatan ini mempererat hubungan sosial sekaligus menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman.

Melalui rangkaian ini, Sentra Paramita Mataram berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya seremonial, tetapi diwujudkan lewat tindakan nyata yang mencerminkan persatuan, gotong royong, kepedulian sosial, dan cinta tanah air.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, seluruh peserta diajak menjadikan Pancasila sebagai pedoman bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan sejahtera.