Kadikes Lotim Turunkan Tim Tangani Dugaan Kasus Keracunan MBG
LOTIM LOMBOKita – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, mengungkapkan terkait adanya laporan terkait dugaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) basi yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Pohgading 3 kepada ratusan siswa di Kecamatan Pringgabaya, Senin (26/1), dalam penanganan, bahkan telah menerjunkan tim suverior untuk melakukan kualifikasi
“terhadap informasi adanya menu MBG yang diduga basi dan disalurkan oleh SPPG di Kecamatan Pringgabaya. kami langsung menurunkan tim surveior,” kata Aries Fahrozi yang dikonfirmasi,Selasa (27/1).
Dan timpun telah turun ke lapangan untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan langsung ke SPPG yang bersangkutan.
“Tim hari ini sudah turun lakukan klarifikasi, ke SPPG penyalur MBG yang diduga basi, ” Sebutnya.
Selain itu, Lalu Aries juga menyinggung hasil investigasi Dinkes Lombok Timur terhadap SPPG Paokpampang yang sebelumnya diduga mendistribusikan susu kedaluwarsa kepada penerima manfaat program MBG.
Berdasarkan hasil investigasi sementara, Dinkes menemukan indikasi bahwa SPPG tersebut memang mendistribusikan susu yang diduga telah kedaluwarsa.
“Dari hasil investigasi, memang diduga SPPG mendistribusikan susu kedaluwarsa. Sampelnya sudah kami ambil. Karena mulai dari perencanaan, pengemasan hingga pendistribusian dilakukan oleh pihak SPPG,” tegasnya.
Ke depan, Dinkes Lombok Timur akan terus berkoordinasi dengan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di Lombok Timur untuk memberikan rekomendasi terkait temuan-temuan hasil investigasi, baik menyangkut dugaan menu basi maupun susu kedaluwarsa yang didistribusikan oleh SPPG.
“Jalur komando SPPG berada di bawah BGN. Kami dari Dinkes Lombok Timur berperan dalam pembinaan dan pengawasan, sehingga temuan-temuan ini akan kami koordinasikan dengan pihak BGN,” tandasnya.
