Jalur Pendopo Bupati  Dijadikan Ajang Trek-trekan

LOMBOKita – Jalur pendopo Bupati Lombok Timur kerap kali dijadikan sebagai ajang trek-trekan.Bahkan juga ajang balapan liar dengan memanfaatkan waktu pada saat orang sedang melaksanakan sholat taraweh maupun sesudahnya.

Seperti di jalan jurusan HL. Muhdar tepatnya di samping kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lotim dan kantor DPRD Lotim. Begitu juga di jalan jurusan Ahmad Yani. Sehingga akibatnya sangat mengganggu para pengguna jalan yang lainnya.‎

Sementara anggota Polisi Pamong Praja (Pol.PP) Lombok Timur yang berjaga di pendopo Bupati Lotim. Sepertinya terkesan membiarkan aksi trek-trekan dan balapan liar tersebut, tanpa mengambil tindakan tegas.

Hasil pantauan media ini dilapangan kegiatan aksi trek-trekan anak muda dan balapan liar dengan menggunakan klanpot racing tersebut. Tentunya cukup meresahkan masyarakat yang menggunakan jalur tersebut.

Bahkan tidak itu saja, sebelum melakukan aksi trek-trekan tersebut,kalangan anak muda itu terlebih dahulu berkumpul di trotoar jalur tersebut. Untuk kemudian melakukan aksinya tanpa pernah memperdulikan masyarakat yang menggunakan jalan.

” Saya bersama masyarakat lainnya tentunya sangat menggangu sekali dengan aksi trek-trekan anak muda dengan suara bising knalpot,” keluh Taufik Rahman,warga Selong.l

Oleh karena,Taufik meminta kepada aparat kepolisian maupun Pol.PP untuk segera menertibkan aksi trek-trekan tersebut. Agar nantinya tidak menganggu pengguna jalan yang lainnya.

” Yang saya herankan masak di depan pendopo Bupati dijadikan ajang trek-trekan anak muda,seharusnya Pol.PP memperingati dan menertibkan jangan membiarkan,” ujar Taufik.

Hal yang sama dikatakan warga lainnya, Ahyar mengaku juga sangat resah dengan aksi trek-trekan anak muda di jalur pendopo tersebut. Apalagi pada saat orang sedang melaksanakan sholat teraweh.

” Seharusnya orang tua menasehati anaknya untuk tidak melakukan aksi trek-trekan yang merugikan orang lain nantinya,” kata Ahyar.

Sementara sampai berita ini diturunkan Kasat Pol.PP Lotim dan Kapolsek Selong belum bisa dihubungi.