Baznas RI Siap Transformasi RS Lombok Timur di Labuhan Haji Jadi Rumah Sehat Baznas

Keterangan FOTO: Ketua Baznas RI Prof DR KH Noor Achmad MA

LOTIM LOMBOKita – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) menyatakan komitmennya untuk melakukan transformasi dan menyuntik dana dalam mengelola Rumah Sakit (RS) Lombok Timur yang berlokasi di Labuhan Haji menjadi Rumah Sehat Baznas.

Untuk transformasi RS Labuhan Haji menjadi Rumas Sehat Baznas ditandai kunjungan Ketua Baznas RI, Prof. Dr. H. Noor Ahmad, MA, untuk melakukan verifikasi, dengan mengunjungi lokasi baru RS Lombok Timur di Masbagik, dilanjutkan mengunjungi lokasi eksisting RS di Labuhan Haji yang rencananya akan dialihfungsikan.

” Baznas akan mengambil alih pengelolaan dan pembenahan rumah sakit tersebut setelah resmi diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, dan Lotim akan memiliki Rumah Sehat Baznas,” ucap Ketua Baznas RI.

Bahkan menurut Prof Noor, untuk program BSR ini, Baznas akan gelontorkan dana capai Rp 98 miliar lebih,untuk biaya operasional dan pemeliharaan, dan berkomitmen menanggung biaya sumber daya manusia, termasuk menggaji seluruh pegawai yang ada selama dua tahun ke depan.

“Untuk peralatan, kita lihat berapa yang bisa dipindahkan dan berapa yang tidak. Kita akan hitung semuanya. Untuk kebutuhan riil, yang disampaikan kepada kami itu Rp 26 miliar untuk beli dan mengganti peralatan,” sebut Noor.

Ketua Baznar RI mengatakan, Transformasi menuju Rumah Sehat Baznas ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata Baznas dalam mengatasi isu kesehatan serta kemiskinan di Lotim.

” Baznas menjamin keberlanjutan operasional rumah sakit pasca-transformasi,” jelasnya.

Kunker yang di lakukan Baznas menurut Prof Noor merupakan perhatian Baznas yang lebih luas di Lotim. ”

” Baznas tak hanya bantu untuk pasilitas Rumah sehat, bahkan sekarang ini banyak proposal bantuan masyarakat yang diterima, termasuk untuk program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), menunjukkan komitmen untuk berperan di berbagai sektor kesejahteraan,” sebutnya.

Terkait pembangunan Program Rumah Sehat Baznas , pihaknya saat ini sedang menghitung kebutuhan riil untuk memastikan proses transformasi dan dukungan dana, termasuk untuk peralatan medis dan tenaga kerja, berjalan lancar.