Korban Pantai Semeti Ditemukan Tak Bernyawa
LOMBOKita – Pencarian terhadap Dedi Suriadi, korban yang dinyatakan hilang di Pantai Semeti Kabupaten Lombok Tengah akhirnya ditemuka tim SAR gabungan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah H. Muhammad menjelaskan, korban yang terseret ombak itu ditemukan mengambang tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Korban sudah meninggal saat ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi kejadian,” kata H Muhammad di kantornya, Rabu (17/1/2018).
Saat ini, warga Desa Kawo Kecamatan Pujut itu telah dimakamkan oleh pihak keluarga setelah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan Satpolair Polres Lombok Tengah, Basarnas, BPBD dan dibantu warga sekitar.
Berita sebelumnya: Korban Pantai Semeti Belum Ditemukan
Sebelumnya, Dedi Suriadi tenggelam setelah terseret arus di Pantai Semeti, Desa Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, pada Minggu (14/1), sekitar pukul 13.00 WITA.
Dedi Suriadi terpeleset kemudian terseret arus hingga tenggelam ke tengah laut ketika hendak menyelamatkan Eka Madayati, yang juga terseret arus ke tengah laut.
Eka Madayati yang juga warga Desa Kawo, sudah ditemukan oleh warga dan anggota Kepolisian Sektor Sengkol dalam keadaan meninggal dunia tidak lama setelah kejadian.
Anggota Tim SAR Agus Hendra Sanjaya menambahkan, sebanyak delapan orang anggota tim melakukan pencarian dengan menyisir perairan pantai Semeti menggunakan perahu karet bermesin.
Upaya pencarian juga melibatkan anggota polisi air wilayah Kuta, dan anggota Polsek Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, serta warga dan nelayan setempat.
