3.754 Guru PPPK Paruh Waktu di Lotim Diusulkan Jadi PPPK Penuh Waktu
LOTIM LOMBOKita – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Yulian Ugi Lusianto mengatakan, Pemkab Lombok Timur mengupayakan perubahan status 3.754 guru PPPK Paruh Waktu daerah menjadi PPPK Penuh Waktu di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Yulian mengungkapkan, berdasarkan hasil pembicaraan dengan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, telah dibuka peluang formasi pengalihan guru PPPK Paruh Waktu daerah menjadi PPPK Penuh Waktu kementerian.
Secara nasional, kuota formasi yang disiapkan disebut mencapai sekitar 242.482 orang. Pengalihan status tersebut direncanakan mulai 1 Januari 2027, dengan pelaksanaan yang masih menunggu rekomendasi Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Untuk Lombok Timur, jumlah guru yang kita usulkan sebanyak 3.754 orang. Kita usulkan semuanya untuk memenuhi formasi yang tersedia,” ungkapnya.
Namun, hingga saat ini status ribuan guru tersebut masih PPPK Paruh Waktu. Pemerintah daerah masih menunggu kepastian regulasi, rekomendasi, serta petunjuk teknis pelaksanaan, termasuk mekanisme penginputan dan pengunggahan dokumen melalui akun MyASN.
Yulian berharap seluruh tahapan administrasi dan regulasi dapat segera diselesaikan sehingga proses pengalihan status dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.
