Tega Benar, Oknum Guru SD di Lotim, Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Siswi Kelas II SD

LOTIM LOMBOKita – Dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Lombok Timur, kembali tercoreng ulah oknum pendidik yang diduga, telah melakukan perbuatan pelecehan seksual terhadap siswinya,

Kali ini, kasus pelecehan seksual tersebut, kembali terjadi di wilayah kecamatan Suela Lombok Timur, dimana pelaku pelecehan Seksual kali ini, di lakukan salah seorang oknum guru SD, yang berumur 57 tahun, telah tega melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya yang masih duduk di bangku kelas II SD.

Ulah oknum guru olahraga tersebut, membuat orang tua korban murka, dan melaporkan oknum guru tersebut ke polisi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan terungkapnya kasus dugaan pelecehan oleh oknum guru bejat tersebut, setelah korban bercerita pada orang tuanya, atas ulah oknum gurunya tersbut.

Ulah bejat oknum guru tersebut, terjadi awal Februari 2022 lalu, dimana sebelum kejadian korban berada di ruang kelas, tiba tiba oknum gurunya mendekati korban, ia mencium dan menghisab bibir korban, Usai melakukan perbuatan bejatnya itu oknum guru memberikan korban uang Rp 7 ribu, untuk tutup mulut, agar tidak menceritakan perbuatannya pada orang lain,

Dihari lain, aksi serupa kembali di lakukan sang guru, saat korban akan pulang sekolah, tiba tiba sang guru memanggil dan mengajak korban ke ruang guru, sesamapai di dalam ruang guru yang saat kejadian sepi, korban di minta duduk di kursi berharap hadapan dengannya,

Tanpa merasa bersalah, oknum guru bejat tersebut, menurunkan celana dalam korban, dan langsung memegang kemaluan muridnya hingga korban sempat merasakan sakit saat buang air kecil.

Usai melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut, oknum guru itu, kembali mengingatkan korban agar perbuatannya tidak diceritakan pada orang lain,termasuk keluarganya.

Tetapi ulah oknum guru tersebut, diceritakan korban kepada orang tuanya, orang tua korban yang mendengar penuturan anaknya, langsung marah, dan membawa korban ke polisi untuk melaporkan perbuatan oknum gurunya yang sudah tua tersebut, ke kantor polisi sektor Suela.

Kapolsek Suele Ipda Rahmadi melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus dugaan asusila, yang di lakukan oknum guru terhadap siswinya.

“Memang benar ada laporan dugaan kasus asusila, dan kasusnyapun sudah di tindak lanjuti,” katanya