Tasyakuran,Doa dan Zikir Sambut HAB
LOMBOKita – Memasuki usia ke 73 tahun. Kementerian Agama Lombok Timur menggelarTasyakuran, Dzikir, dan Do’a yang dipusatkan di lapangan Tugu Selong, Kamis (3/1).
” Kemenag memiliki posisi strategis untuk mempromosikan kebersamaan dan garda terdepan dalam menjaga kebersamaan umat.,” ungkap Wakil Bupati H Rumaksi dalam sambutannya.
karena Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Kememag, yaitu melakukan perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang bimbingan masyarakat beragama, serta pendidikan agama dan keagamaan.
” di luar Kemenag, bukan berarti tak ikut berperan, mereka juga memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu menjaga kebersamaan unat,” ucapnya.
apalagi menurut Wabup, negata RI ini 17 April mendatang akan melaksnakan pesta denokrasi, yaitu pemilihan presiden wakil presiden, dan legislatif.sehingga menjaga kebersamaan itu sangat penting.
Meski demikian menurut Rumaksi, perbedaan politik tidak boleh mengganggu jalinan kebersamaan, persatuan, dan kesatuan. Mari kedepankan cara berdemokrasi yang dewasa, dengan mengakui dan menghargai perbedaan.
“Perbedaan itu sunatullah, tidak perlu diperlebar. Karena j perbedaan itu memberi warna, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.,” katanya.
Yang harus dipertegas adalah persamaan tujuan, visi, dan misi, yang harus diwujudkan bersama, menuju bangsa yang maju, masyarakat Lotim yang Adil, Sejahtera, dan Aman, harapnya.
Sekali lagi ini adalah tugas kita bersama seluruh elemen masyarakat
sementa itu Kepala Kantor Kemenag Lotim, Drs. H. Azharuddin, M. Sy mengatakan, memperingati HAB tahun ini, berbagai kegiatan. Kegiatan telah dilakukan, diantaranya Bazar Sembako murah, Lomba tata rias ibu anggota Dharma Wanita dan Karyawati, Santunan sembako di beriri jarak, santunan ATK bagi siswa, Lomba Kebersihan dan kerapian Kantor atau stecholder dan terakhir kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh para santri se-Lotim, dan dirangkaikan dengan Baksos di Kecamatan Wanasaba Lotim, terutama yang terdampak bencana alam.
