Serius Tangani Genting, Pemda Lombok Timur Raih Predikat Terbaik 1 Regional 2

Keterangan foto : Sebagai Ketua Penangan Stunting Wabup Lotim HM Edwin Hadiwijaya menerima penghargaan sebagai pemkab peridikat terbaik 1 regional 2

LOTIM LOMBOKita – Komitmen Pemerintah Daerah Lombok Timur dalam penanganan stunting mendapatkan apresiasi dengan meraih predikat Terbaik 1 Regional 2 dalam Pekan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Pekan Genting) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).

Plt. Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan Kemendukbangga Dr. Hastutiningsih mengatakan, capaian ini didukung komitmen Tim Pengendali GENTING dalam verifikasi data, fasilitasi, edukasi, dan penggalangan mitra.

Meski demikian, prevalensi stunting di Lotim masih sekitar 33 persen sehingga diperlukan konsistensi dan kolaborasi lintas sektor. Upaya pencegahan tidak cukup melalui bantuan nutrisi, tetapi juga perlu didukung kesiapan calon pengantin, pemeriksaan kesehatan, rumah layak huni, jamban sehat, akses air bersih, serta peran aktif ayah dalam pengasuhan.

Wakil Bupati Lotim H. Moh. Edwin Hadiwijaya menyampaikan, penanganan stunting di daerahnya mendapat dukungan dari berbagai pihak melalui kolaborasi, termasuk keterlibatan kementerian terkait, BKKBN, Poltekkes, dan Baznas Lotim.

“Melalui Baznas Lotim kita sudah menyalurkan bantuan nutrisi senilai Rp15.000 per hari selama 90 hari bagi anak-anak rawan stunting di sejumlah desa sasaran,” ujar Wabup.

Wabup juga berharap anggota DPRD Lotim mengalokasikan pokok pikiran (Pokir) untuk program percepatan penurunan stunting dan kesehatan masyarakat.

“Dari sekitar 42.000 anak sasaran awal, masih terdapat sekitar 21.000 anak yang membutuhkan intervensi lanjutan dan tentu ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan intervensi dengan program,” ungkap Haji Edwin.