Resmikan Poli Jantung RSUD Praya, Bupati Tekankan Pelayanan Cepat dan Pembenahan Rumah Sakit
LOMBOKita – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan pasien penyakit jantung dan stroke, seiring diresmikannya Poli Jantung di RSUD Praya, Senin (26/10/2026).
Dalam sambutannya di Aula Auditorium RSUD Praya, Pathul berharap kehadiran layanan khusus tersebut dapat mempermudah masyarakat mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat dan tepat, tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Menurutnya, penanganan penyakit jantung dan stroke membutuhkan kecepatan. Pengalaman pribadinya saat mengalami gangguan kesehatan membuatnya memahami pentingnya akses terhadap fasilitas kesehatan yang memadai dan tenaga medis spesialis.
“Kalau terjadi penyakit jantung atau stroke, harus cepat ditangani,” tegas Pathul.
Ia mengungkapkan, selama ini keterbatasan layanan spesialis menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Lombok Tengah. Karena itu, keberadaan Poli Jantung di RSUD Praya diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pathul juga mengingatkan agar fasilitas yang telah dihadirkan pemerintah tersebut dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, tetapi harus disertai komitmen seluruh jajaran rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Kita harus menjaga bersama. Dengan adanya Poli Jantung ini, kami berharap ke depan pelayanannya semakin baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Soroti Kebutuhan Lahan Parkir
Selain pelayanan medis, Pathul turut menyoroti pentingnya pembenahan infrastruktur pendukung di RSUD Praya, terutama penyediaan lahan parkir yang representatif.
Ia menilai, pasien dan keluarga yang datang ke rumah sakit dalam kondisi membutuhkan pertolongan tidak seharusnya dibebani kesulitan mencari tempat parkir. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menambah tekanan bagi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kesehatan.
Pathul menyebut pemerintah daerah telah berupaya memenuhi kebutuhan lahan untuk mendukung pengembangan rumah sakit. Ia berharap pembenahan fasilitas pendukung terus dilakukan secara bertahap agar pelayanan kepada masyarakat semakin nyaman.
“Jangan hanya melihat infrastruktur yang ada di dalam rumah sakit. Infrastruktur pendukung di luar juga harus kita pikirkan bersama, termasuk tempat parkir,” katanya.
Tekankan Kekompakan Jajaran Rumah Sakit
Lebih lanjut, Pathul meminta seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan di RSUD Praya memperkuat kerja sama dalam meningkatkan mutu pelayanan.
Ia menegaskan, seluruh aparatur yang bekerja di sektor kesehatan harus memahami tugas utamanya sebagai pelayan masyarakat.
Menurutnya, kemajuan rumah sakit tidak dapat dibebankan hanya kepada direktur, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pegawai.
“Tidak ada cara lain untuk memajukan rumah sakit ini kalau bukan dengan bekerja bersama-sama. Kita harus menanamkan niat untuk melayani masyarakat dengan maksimal,” tegasnya.
Pathul juga mendorong evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas pelayanan, kebersihan, fasilitas, dan etos kerja di lingkungan rumah sakit. Ia berharap RSUD Praya terus berbenah agar mampu memberikan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat Lombok Tengah.
Dengan bertambahnya layanan khusus jantung, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih spesifik semakin terbuka, sekaligus memperkuat peran RSUD Praya sebagai fasilitas rujukan bagi masyarakat di daerah tersebut.
