PTMSI Lotim, Raih Juara Umum Tournamen Bupati Cup 4 Se -NTB
LOTIM LOMBOKita – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia ( PTMSI) kabupaten Lombok Timur, berhasil raih juara umum
Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup 4 Lotim, yang ikuti ratusan peserta dari 10 kabupaten kota di NTB.
Kegiatan tournamen ini di gelar Spot Hall Porda Selong, sejak 24 – 26 Desember, Partai puncak berlangsung minggu malam (25/12) di hadiri Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, Kapolres Lotim AKBP Herry Indra Cahoyo dan pejabat lainnya.
Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lotim, Drs HM Juaini Taofik,M.AP dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi terhadap panitia yang telah sukses menggelar kegiatan tournamen Bupati Cup ke 4 tahun 2022,
” selaku ketua PTMSI Lotim juga berikan apresiasi kepada seluruh pengurus PTMSI se NTB, yang telah berikan apresiasi terhadap gelaran tournamen ini, baik dari sisi pelayanan maupun lokasi pertandingan,” ucapnya
Kak Ofik panggilan akrab Juani Taufik,juga berharap turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2023 mendatang, levelnya meningkat, dari tingkat NTB menjadi tingkat Bali Nusra, karena para atlet menilai penyelenggaraan turnamen ini sudah representatif untuk NTB.
” Saya juga menyamapaikan permohonan maaf kepada para kontingen maupun Official jika ada kekurangan ketika penyelenggaraan turnamen ini berlangsung.kedepannya insyaallah kekurangan ity akan kami sempurnakan lebih baik lagi,” katanya.
Sementara itu Bupati Lombok Timur Drs HM Sukiman Azmy, dalam Pidato penutupannya menyampaikan, Kejuaran Tenis meja Bupati Cup 4 ini merupakan pemanasan untuk para atlet di Nusa Tenggara Barat, mengingat pada bulan februari akan ada Pekan Olah Raga Provinsi (PONPROV) NTB.
“Namun kita di Lotim untuk Porprov nanti, mungkin hanya bisa menganggarkan 3,5 MIlyar saja, mengingat Lotim wilayahnya sangat luas dan paling banyak jumlah penduduknya, sehingga, cost-cost anggaran juga harus dibagi untuk hal tersebut baik infrastruktur jalan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Dari segi jalan Kabupaten saja, jelas Bupati, Pemda harus melakukan pemeliharaan sepanjang 1.118 KM, sehingga perhatian kepada Olah raga relatif agak kurang, dibandingkan dengan infrastruktur.
“Namun demikian jika kita melihat semangat dan prestasi yang ditorehkan oleh atlet-atlet kita, buktinya malam ini kita bisa mempertahankan juara umum sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.
Maka dari itu, Bupati berpesan kepada ketua dan pengurus Koni untuk memanfaatkan anggaran yang ada ini untuk memilih cabang olah raga (Cabor), yang benar-benar menghasilkan prestasi untuk Lotim.
“Dengan biaya sediki, menghasilkan prestasi dan medali banyak,” tutupnya
