Pemkot Mataram Ingatkan RSUD Utamakan Pelayanan, Administrasi Bisa Nyusul

RSUD Kota Mataram

LOMBOKita – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengingatkan pelayanan rumah sakit umum daerah dapat mengutamakan pelayanan sebelum proses administrasi.

“Apalagi selama libur dan cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriah, kantor pemerintahan rata-rata libur sehingga berbagai administrasi yang dibutuhkan dalam bidang pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan,” kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Minggu.

Dikatakan, pelayanan kesehatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) dan puskesmas di Mataram selama libur dan cuti bersama Idul Fitri tetap berjalan seperti bisa.

Tentunya, dengan mengikuti aturan dan jadwal yang telah ditetapkan sesuai dengan kebijakan pimpinan. “Yang kami tekankan, jika ada masyarakat tidak mampu tetapi belum bisa mengurus administrasi jaminan kesehatan, pihak RSUD harus memprioritaskan pelayanan bukan administrasi,” katanya.

Artinya, lanjut Martawang, pihak rumah sakit tetap memberikan pelayanan yang dibutuhkan warga bersangkutan sesuai dengan standar-standar yang ada meskipun harus rawat inap.

“Jika sudah harus pulang setelah rawat inap, dan masih dalam masa libur serta cuti bersama, pihak rumah sakit harus bijak mengizinkan pasien pulang tentunya dengan meminta pasien meninggalkan identitasnya,” katanya.

Identitas pasien, katanya, dimaksudkan sebagai jaminan agar pasien bisa mengurus berbagai administrasi jaminan kesehatan setelah libur dan cuti berasama Idul Fitri berakhir.

“Prinsipnya, kami tidak ingin terjadi keluhan terhadap pelayanan publik akibat libur panjang, apalagi itu menyangkut masalah keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram dr H Lalu Herman Mahaputra mengatakan, komitmen pemerintah kota adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sehingga kebijakan tersebut akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Selama cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, katanya, pelayanan poliklinik tutup dan RSUD Mataram hanya melayani di ruang unit gawat darurat (UGD).

Meskipun, pelayanan poliklinik tutup namun pelayanan di UGD selama cuti dan libur Idul Fitri telah dipersiapkan secara maksimal. Baik itu tekait kesiapan dokter maupun para medisnya tetap siaga dengan sistem sif.

Di samping itu, fasilitas dan sarana di UGD sudah sangat memadai. Apalagi saat ini gedung UGD RSUD Mataram baru selesai direnovasi dan memiliki bilik pemeriksaan dan tindakan memadai.

“Untuk tindakan operasi, tetap dilakukan tergantung urgensi pasien dan dokter spesialis juga tetap siaga,” ujarnya.

Menurutnya, pengaturan operasional RSUD Mataram selama libur dan cuti Idul Fitri sudah dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya sehingga menjadi sebuah rutinitas.