Nyamuk Aedes Aegypti Zaman Now Makin Bandel

Nyamuk Aedes Aegypti

Mengapa Berkembang Biak sangat Cepat di Musim Hujan?

Perubahan demografi dan urbanisasi meningkatkan populasi nyamuk Aedes. Di musim hujan, suhu dan kelembaban sangat kondusif untuk perkembangbiakan dan kelangsungan hidup nyamuk menjadi lebih lama.

Meskipun berkembang pesat di musim hujan, bukan berarti nyamuk Aedes Aegypti menghilang di musim panas. Di musim panas, ukuran telur yang dihasilkan lebih kecil sehingga nyamuk membutuhkan darah lebih banyak untuk membesarkan telur. Di musim panas ini semakin banyak gigitan sehingga meningkatkan jumlah individu yang terinfeksi dan memperpendek masa inkbasi nyamuk.

Hal itulah yang menjelaskan bahwa kasus dengue sangat bergantung suhu dan musim di mana kejadian DB banyak ditemukan di akhir musim hujan karena banyak air tergenang dan nyamuk tengah dalam puncak masa berkembang biak.

Pencegahan dan Pemberantasan Nyamuk

Pencegahan nyamuk penyebab penyakit perlu dilakukan dengan pendekatan terpadu. Tidak hanya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M (menguras, menutup dan mengubur) yang sekaran dikembangkan menjadi 3M plus , ditambah memodifikasi atau mendaur ulang benda-benda yang menjadi sarang nyamuk menjadi benda lain yang lebih berguna.

Pengendalian dengan bahan kimia yang menyebabkan nyamuk menjadi resisten juga perlu dikurangi. Beberapa zat kimia yang dibatasi adalah DDT dan organofosfat. Tadinya senyawa kimia efektif membasmi nyamuk, tetapi nyamuk dapat beradaptasi dengan lingkungan termasuk senyawa pembasmi nyamuk (DDT dan organofosfat ) sehingga resisten. Penggunaan obat nyamuk organofisfat dalam waktu lama menyebabkan nyeri kepala kronis dan kelelahan kronis.

Obat anti nyamuk kimiawi generasi sekarang, konsepnya bukan lagi membunuh nyamuk tetapi membuat pingsan nyamuk. Bahkan sampai 24 jam. Diharapkan selama dia pingsan itu, tidak mendapatkan asupan makanan sehingga akan mati. Ini lebih ramah lingkungan dan manusia.

Pencegahan lainnya adalah dengan perlindungan perorangan yaitu dengan penggunaan pakaian pelindung, menggunakan insektisida rumah tangga seperti koil nyamuk, aerosol, electric vaporizer mats, atau liquid vaporaizer. Bahan-bahan penolak nyamuk seperti ektrak tumbuhan juga dapat dimanfaatkan. (AY)

Sumber:

Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI

Paparan DR. dr. Leonard Nainggolan SpPD-KPTI, Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi

dewatogel88

dewatoto

dewaslot88

dewaselot

dewatoto

dewaselot

pilot138

dewatogel88

dewatoto88

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

ace99play

alpa4d

alpha4d

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777