Mutasi Birokrasi di Lotim Dinilai Carut Marut, Menempatkan Pejabat Coba coba
LOTIM LOMBOKita – Pergeseran pejabat birokrasi ( mutasi) yang di lakukan Pemkab Lombok Timur, untuk kesekian kalinya, di nilai sebagai mutasi coba coba, apalagi dalam pelantikan tersebut, terdapat pejabat yang baru dua pekan di lantik, dan di lantik kembali di tempat lain, apalagi sampai ada pejabat yang eselonnya turun.
” Memang mutasi itu hak prerogatif Bupati, tetapi memutasi pejabat yang baru dimutasi, di mutasi kembali ketenpat lain, hal ibu menunjukkan Birokrasi di Lotim tak memiliki perencanaan dalam menempatkan pejabat,” ungkap H Hafsan Hirwan Direktur Lensa,
Terhadap mutasi pejabat seperti,menurut Hafsan,ini namanya mutasi coba coba, orang belum apa apa duduk di kursi jabatannya dan orientasi pengebalan medan, tiba tiba dimutasi kembali, hal ini menunjukkan etika birokrasi tidak nampak.
” Rotasi yang dikakukan ini tidak etis, dan ini menunjukkan morat maritnya birokrasi,” sebutnya
Tidak itu saja, mutasi seperti ini, menurut Hafsan, menunjukkan mutasi sarat kepentingan,
” memang mutasi itu mutlak wewenang dan hak prerogatif pimpinan ( bupati),tetapi sekarang kenapa justru sudah melantik orang baru dua pekan, kembali di mutasi ke tempat baru, disini tidak etisnya,” ucap Pak Not panggilan Hafsan Hirwan
Dan Pebuatan mutasi dalam dua minggu ibj, sebutnya, menandakan birokrasi Lotim carut marut.
