Masyarakat Sukadana Demo, Segel Kantor Desa Gunakan Kain Kafan,dan Tuntut Kadea Mundur Dari Jabatan

LOTIM Lombokita – Masyarakat Desa Sukadana Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyegel kantor desa, Kamis (6/5).

Selain melakukan aksi penyegelan kantor desa gunakan kain kafan massa juga menuntut kepala desa mundur dari jabatannya kareba diduga melakukan permainan dalam pembagian bantuan langsung tunai (BLT-DD).

Menurut masyarakat, Kepala Desa Sukadana memiliki kebijakan yang menyalahi aturan yang membuat masyarakat geram. Terakhir kebijakannya dinilai sarat permainan dalam pembagian BLT DD, penanganan Covid-19.

“Kami minta Kades mundur dari jabatannya,”tuntut, Edi Artana selaku orator aksi kepada awak media, pada kemarin.

Menurut Edi dalam pembagian bantuan langsung tunai (BLT) Kepala Desa telah melakukan pemalsuan cap jempol para penerima manfaat bantuan langsung tunai (BLT).

Nama – nama yang tertera didaftar penerimaan tersebut tidak pernah menerima bantuan. Artinya adanya dana siluman yang tidak bertuan disalurkan oleh oknum Kades tersebut.

dikatakannya, data yang di aampaiaman ini diterima langsung dari pemerintah desa berdasarkan hasil mediasi yang telah dilakukan.

Berdasarkan pengakuan masyarakat yang tertera namanya tidak pernah menerima bantuan.

“Masyarakat menuntut supaya Kepala Desa Sukadana harus segera mundur dari jabatannya. Masyarakat butuh pemimpin yang lebih amanah,”terangnya.

Ketua Aksi, Lalu Meri Andalas, mengatakan bahwa masyarakat melakukan penyegelan kantor desa semata-mata karena pihak Pemdes Sukadana tidak kooperatif menanggapi segala bentuk permintaan masyarkat, seperti transparansi anggaran desa dan sebagainya.

Pemdes terkesan menghindar dan banyak yang disembunyikan. Terlebih selaku pelayan masyarakat, ia oknum Kades ini tidak pernah mau berhadapan langsung dengan masyarakat. Inilah yang membuat masyarakat kesal sehingga mulai hari ini warga berkumpul dan menyegel Kantor Desa Sukadana.

Ia berharap adaya tindakan dari pemerintah daerah terutama pejabat yang menangani terkait tentang pemerintah desa agar segera memediasi masyarakat. Pasalnya masyarakat saat ini menyatakan mosi tidak percaya kepada Kepala Desa Sukadana.

Foto: Masyarakat Desa Sukadana Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melakukan penyegelan terhadap kantor desa, Kamis (6/5). Tindakan ini untuk menuntut kepala desa mundur dari jabatannya.