Lotim Kabupaten Pertama Deklarasi STBM 3 Pilar, Wagub NTB Beri Pujian

LOTIM LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Lombok Timur, Kabupaten pertama gelar Deklarasi 3 Pilar STBM, di lapangan Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur,  Lombok Timur.

Acara tersebut di hadiri Wakil Gubernur NTB DR Hj Sitti Rohmi Djalilah, Sekretaris Daerah Lotim Drs, HM Juaini Taofik, pimpinan OPD serta Kepala Desa se Lombok Timur,  Senin (14/3)

Sekda Lotim HM Juani Taofik mewakili Bupati Lombok Timur dalam sambutannya, mengatakan, digelarnya deklarasi STBM 3 Pilar,karena Lotim sudah diverifikasi oleh tim Verifikator dari Provinsi, yang telah melakukan pemeriksaan  keseluruh wilayah, dengan data-data yang telah disiapkan BAPEDA Lotim, sehingga Lombok Timur layak untuk mengelar deklarasi STBM 3 Pilar ini.

“Alhamdulillah, ini kado yang sungguh luar biasa, tidak ada alasan untuk penonton motoGP yang akan menginap di Lotim,” katanya, karena capaian vaksin dan STBM 3 Pilarnya sudah terpenuhi.

Dikatakan, Sekda pencapain yang diraih oleh kabupaten Lombok Timur, tak hanya sekedar kata-kata, baik capain vaksinasi maupun  STBM 3 pilarnya, dan semua dibarengi dengan data-data akurat yang bisa dipertanggung jawabkan,

“Karena untuk sebuah kemajuan ukurannya kita tidak bisa memakai ukuran kita sendiri, harus kita menggunakan standar orang lain yang sudah di standarisasi, dan Pemerintah bertujuan agar bisa mengetahui potret masing-masing wilayah untuk mewujudkan pembangunan yang berbasis data,” jelasnya.

Sekda juga menyinggung terkait jumlah data PBI JK 140 ribu peserta yang mengalami gagal verifikasi dan Validasi oleh kementrian Sosial, sehingga kartu BPJSnya tidak bisa digunakan dirumah sakit dan faskes-faskes lainnya.

Terjadinya permasalahan gagalnya verifikasi sebanyak 60 ribu Adminduk warga Lotim belum online

” Dengan gerakan tuntaskan online sama artinya dapat hasilkan PAD 76 Milyar,” ucapnya.seraya mengatakan  permasalahan adminduk online sudah diselesaikan sekitar 30 persen.

Wakil Gubernur NTB Dr Ir Hj.Sitti Rohmi Djalilah dalam sambutannya, menyampaikan pujiannya kepada Kabupaten Lombok Timur, kerena sudah menyelesaikan program-program Pemerintah  baik Vaksinasi maupun STBM,

meskipun penduduk Lotim terbanyak di NTB, namun tetap bahu membahu menyelesaikan setiap program yang sudah ditetapkan.

“Luar biasa beban Lotim tapi hebatnya menguasai data (melek data) kenapa saya katakan demikian, karena kalau saya menyampaikan sesuatu selalu nyambung, kemudian akomodatif pimpinan Daerahnya sehingga eksekusinya juga cepat,” ucapnya.

Sehingga kata wagub lotim siap gelar Deklarasi STBM 3 PILAR, Dan Lotim merupakan yang paling terdepan di Pulau Lombok, walaupun lambat memulainya.

Terkait STBM 3 Pilar ini kata wagub, ada beberapa tahapan yakni Pilar pertama membuang air pada tempatnya atau jambanisasi, Pilar ke-dua cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan yang terakhir mengolah makanan rumah tangga.

“Namun ini semua harus didukung oleh semua stakeholder khususnya dibawah baik Kepala Desa, camat dan kepala Puskesmas,”ucapnya.

Lebih lanjut, ummi Rohmi mengatakan, di Pulau Lombok Ini cuma Lotim yang bisa meyelesaikan STBM 3 Pilar, tinggal menyelesaikan Pilar ke-4 dan Ke-5 saja, dengan mengintegrasikan Posyandu dengan Bank sampah.

“Jadi PR kita sekarang bagaimana mendorong lahirnya Bank sampah-Bank sampah diseluruh desa, sehingga pemilahan sampah dari rumah berjalan, agar sampah organiknya bisa ditanam jadi pupuk, kemudian yang kering-kering serahkan ke Bank sampah maka akan terwujud Pilar ke-4 dan Ke-5,” harapnya.