Kades dan Kadus Nyaris Adu Jotos

LOMBOKita – Kepala Desa Pringgebaya, Satiman dengan Kadus Dasan Segara, Jumasih nyaris terlibat adu Jotos. Akan tapi untung ada Kapolsek Pringgebaya, AKP Sari Mukmin jadi tukang belas atau penegah dalam persoalan tersebut.

Hal ini muncul karena disebabkan adanya ratusan warga Dusun Dasan Segara, Desa Pringgebaya Utara yang datang melakukan aksi ke lokasi tambang pasir besi di pantai Kokok yang berlokasi di perbatasan Desa Pringgebaya dengan Pringgebaya Utara, Kamis (26|7).

Kades Pringgebaya Satiman yang datang setelah selesai aksi berlangsung. Dengan menggunakan mobil warna hitam Pajero spot langsung turun dengan menunjuk Kadus Dasan Segara yang dianggap telah melakukan provokasi terhadap warga untuk melakukan aksi ke lokasi tambang pasir besi di wilayah Pringgebaya induk.

” Pak kadus kenapa ajak warganya datang aksi ke lokasi tambang ini,padahal lokasinya bukan wilayah Desa Pringgebaya Utara,” tegas Kades Pringgebaya, Satiman sambil menunjukkan kadus Dasan Segara yang saling berhadapan.

Kades Pringgebaya juga menduga kalau Kadus yang menyuruh warganya untuk menyiarkan melalui pengeras suara di Masjid untuk turun melakukan aksi pada hari ini ke lokasi tambang pasir besi.

” Saya dapat informasi kalau saudara  (Kadus,red) yang menyuruh menyiarkan melalui pengeras suara masalah turun aksi ini,” kata Satiman lagi.

Namun justru Kadus Dasan Segara, Jumasih tidak terima dengan apa yang dikatakan Kades Pringgebaya tersebut.Karena kedatangan ke lokasi tambang pasir besi ini hanya untuk meminta penjelasan kepada pihak perusahaan mengenai tambang tersebut.

Karena dikhawatirkan dampak yang akan terjadi kedepanya untuk yang warga takutkan. Maka tentunya kami datang beramai-ramai untuk meminta kejelasan terhadap persoalan ini agar semua masyarakat bisa memahaminya.‎

” Kami datang kesini dengan baik-baik untuk meminta penjelasan,apalagi sosialisasi masalah tambang ini banyak warga yang tidak mengetahuinya,” kilah Kadus Dusun Segara,Jumasih

Tidak itu saja, Kades Pringgebaya juga menantang kepada Kadus Dasan Segara untuk saling buka-bukaan terhadap masalah tambang ini. Terutama siapa-siapa yang mengambil uang dari perusahaan tambang pasir besi dirinya mengetahuinya.

” Kalau saya sebutkan nanti pak Kadus akan kaget siapa-siapa yang pernah minta uang kepada perusahaan,” gertak Kades Pringgebaya.

Kemudian Kapolsek Pringgebaya,AKP Sari Mukmin yang masih berada di lokasi saat itu langsung melerai kadus dan kades Pringgebaya tersebut. Agar tidak terjadi persoalan yang lebih besar lagi nantinya.

” Yang jelas ini ada mis komunikasi diantara kedua belah pihak,sehingga harus didudukkan bersama untuk selesaikan persoalan,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Komentar ditutup.