Jamaah As Sunnah Di Lotim Diamuk Massa, Musolla Ikut Jadi Sasaran Pengrusakan ‎

LOMBOKita -Salah seorang oknum jamaah As Sunnah, Hamdan, Warga Kotaraja, Kecamatan Sikur Diamuk warga, Rabu malam (7|8) sekitar pukul 20.30 wita. Pasalnya oknum jamaah as sunnah tersebut diduga telah melakukan penghinaan terhadap kegiatan zikiran salah satu warga di Desa tersebut yang tidak lain ayah dari salah satu jamaah as sunnah bernama, Isrofi.

Namun untung jamaah as sunnah tersebut berhasil di evakuasi ke Polsek Sikur oleh aparat keamanan.Guna mengantisipasi kemungkinan hal yang tidak diinginkan terjadi nantinya.

Sementara itu, musolla jamaah as sunnah ikut menjadi sasaran kemarahan warga dengan melakukan pengrusakan,sehingga polisi memasangkan garis police di sekitar bangunan musolla jamaah as sunnah tersebut.Sedangkan kasusnya sudah ditangani aparat kepolisian guna proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang berhasil dihimpun Lombokita dilapangan menyebutkan bahwa kasus ini bermula dari adanya warga sedang membantu memasak untuk persiapan malam ke tiga meninggalnya, H. Syarifuddin salah satu warga di tempat itu yang juga ayah dari salah satu jamaah as sunnah, Isrofi.

Kemudian anak dari warga yang akan melaksankan zikiran malam ketiga tersebut bagian dari jamaah as sunnah, Isrofi bersama Hamdan,korban pemukulan tersebut. Dengan sebelumnya sempat mengeluarkan kata-kata yang kurang baik.

Bahkan jamaah as sunnah, Isrofi menambrak masakan yang digunakan untuk persiapan zikiran malam ketiga ayahnya dengan menggunakan dam truk,sehingga menyebabkan hancur dan berantakan.Sehingga inilah yang menyebabkan warga menjadi marah dan pemicu permasalahan.

Lalu, warga berkumpul di depan kantor desa kotaraja dan bergerak menuju lokasi pengajian As sunnah di Musholla Assunah selatan UPT kotaraja dan mendapati empat orang jamaah as sunnah di dalam musolla tersebut. Kemudian massa mengamuk dan memukul salah satu jamaah as sunnah yakni Hamdan, sedangkan tiga jamaah lainnya berhasil melarikan diri saat dikepung massa.
 
Tidak lama, setelah itu aparat dari kepolisian datang dengan dibantu TNI yang dipimpin Waka Polres Lotim,Kompol Bayu Eko Panduwinoto,SIK untuk melakukan evakuasi terhadap korban jamaah as sunnah tersebut. Dengan terlebih dahulu berusaha menghalau massa.

Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim, AKP I Made Yogi Purusa Utama,SE,SIK saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai masalah kasus pengroyokan jamaah as sunnah di wilayah Kotaraja,karena di picu adanya dugaan perhinaan terhadap warga yang melaksanakan zikiran di tempat tersebut.

” Memang sebelum dievakuasi petugas oknum jamaah as sunnah itu sempat dipukul warga, karena marah dengan ucapan jamaah as sunnah yang didengar warga sekitarnya,” tegasnya.

” Kondisi saat ini sudah kondusif, dengan meminta kepada warga untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri, sedangkan masalah ini akan di selesaikan dengan memediasi kedua belah pihak,” tandasnya.