Elektabilitas Siti Rohmi Djalilah Terus Melejit
LOMBOKita – Tingkat kepercayaan publik (elektabilitas) dan popularitas bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah terus beranjak naik. Bahkan terbilang melejit jika melihat waktu mulai sosialisasi yang baru beberapa bulan dilakukan.
Dari catatan Lombokita.com, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mulai sosialisasikan diri akan maju pada Pilkada serentak di NTB terhitung sekitar tiga bulan lalu, namun telah menggeser beberapa nama figur yang telah memulai sosialisasi sejak tahun lalu.
Berdasarkan hasil survei internal Partai Demokrat NTB, posisi Sitti Rohmi Djalilah (SRD) masih pada urutan keempat dengan elektabilitas 6 persen. Dan itu dianggap sebagai capaian yang cukup baik.
“Capaian itu cukup bagus, kan baru beberapa bulan kita mulai sosialisasi ke masyarakat,” kata Rektor Universitas Hamzanwadi Lombok Timur ini.
SRD optimis tingkat polularitas dan elektabilitasnya akan semakin naik, seiring aktifitas turun ke masyarakat secara rutin.
Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri mengatakan, capaian persentase popularitas dan elektabilitas Sitti Rohmi Djalilah menunjukkan grafik yang cukup memuaskan, meski saat ini masih pada urutan keempat.
“Posisi sebelumnya kan hanya dua persen, sekarang bertambah menjadi enam persen. Artinya, grafik mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika melihat waktu mulai sosialisasi yang hanya hitungan bulan,” jelas Mahally Fikri.
Hasil survei internal partai Demokrat, posisi pertama ditempati Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dengan perolehan 15 persen, disusul Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili FT dan diposisi ke tiga Bupati Lombok Timur H. Ali Bin Dahlan, baru kemudian diisi Hj. Sitti Rohmi Djalilah.
“SRD ditentukan sebagai bakal calon yang diusung Partai Demokrat kan pada bulan Juli 2017 lalu, dan saat itu mendapat 2 persen. Dalam hitungan begitu singkat bisa naik menjadi 6 persen. Bagi kami di Partai Demokrat, itu capaian yang cukup memuaskan,” kata Mahally Fikri.
