Cegah Terjadinya Kebocoran. Pemkab Lotim Kembangkan Penggunaan Digitalisasi
LOTIM LOMBOKita – Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin mengajak masyarakat serta OPD untuk efesiensi serta mengoptimalkan penggunaan digitalisasi dalam melakukan transaksi.sehingga kebocoran kebocoran dapat diminimalisir.
” Penggunaan digitalisasi dalam melakukan transaksi akan sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya kebocoran,” ungkap Bupati Iron pada kegiatan TP2DD yang digelar di Hotel Syariah, Selasa (7/10).
Menurut Iron. Dengan transaksi digitalisasi ini banyak hal yang dapat dikembangkan yaitu ada efesiensi serta transaksi akuntabilitas yang memadai, seperti mengurangi transaksi non tunai.
” transaksi tunai ini kerab menimbulkan kebocoran,sehingga perlu dilakukan dengan digitalisasi, dengan digitalisasi ini, ada terjadi efesiensi, yaitu ada non tunai,” ujarnya.
Seraya mencontohkan dalam hal pungutan retribusi pajak. Saat ini dilakukan dengan digitalisasi, namun hal ini masih belum berjalan maksimal,
” Mengurangi kebocoran menuju efesiensi, dilakukan dengan meningkatkan kapasity boulding.” Sebut Iron, seraya mengatakan saat ini pihaknya terus meningkatkan SDM untuk mengelola digitalisasi tersebut.
” untuk mewujudkan semua itu. Dukungan dan kolaborasi dari Perbankan tetap diharapkan,” jelasnya
Iron juga mengaku pemkab terus melakukan edukasi ke semua OPD, agar program digitalisasi menjadi masif.
” edukasi telah dilakukan, saat ini seluruh pondok pesantren menggunakan digitalisasi dalam bertransaksi. Begitu ketika pemkab saat memberikan bantuan kepada masyarakat menggunakan digitalisai. Tak lagi menggunakan uang tunai,” sebutnya
