Bejat, Di Lotim Ayah Gauli Anak Tirinya Hingga Hamil
LOMBOKita – Bejat, kelakuan Seorang ayah JM (47) warga Jobalit, Kecamatan Labuhan Haji yang tega memperkosa anak tirinya WT (16) yang masih berstatus pelajar hingga hamil tiga bulan. atas kejadian itu keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polres Lotim, Minggu (8|9).
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku langsung digelandang ke sel tahanan,guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim,AKP I Made Yogi Purusa Utama,SE,SIK saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan ayah Tiri kepada anak tirinya hingga hamil,korban saat ini masih berstatus pelajar.
” Pelaku sudah di amankan guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Yogi menjelaskan berdasarkan keterangan yang diberikan korban mengatakan kalau pelaku melakukan perbuatan Bejat tersebut pada bulan Mei 2019.
Dimana pada saat itu korban sedang tidur di kamarnya, akan tapi saat itu korban terbangun saat pelaku sedang melepaskan celana dalam korban.
Lalu pelaku memaksa korban melakukan persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap korban.Bahkan pelaku berhasil memasukkan rudalnya yang sudah menegang ke alat kelamin korban.
” Pelaku juga mengeluarkan air spermanya pada alat kelamin korban,” paparnya.
Tidak itu saja,lanjut Kasat Reskrim, setelah kejadian itu selang beberapa hari pelaku juga melakukan perbuatan yang sama di rumahnya. Dengan seingat korban selama kurun waktu tersebut terlapor melakukan kekerasan seksual terhadap korban kurang lebih sebanyak sepuluh kali.
Sementara saat ini korban mengaku hamil tiga bulan atas perlakuan pelaku,sedangkan tidak terima perbuatan pelaku yang juga ayah tirinya melaporkan kejadiannya ke pihak kepolisian.
” Pelaku diancam dengan Pasal 81 dan atau 82 UU RI NO. 35 Tahun 2014, perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,”tandasnya.

2 Komentar
Ibunya ke mana?
Kenapa lapornya setelah berpuluh kali diperkosa ya
Komentar ditutup.