Ali BD Tumbang di “Kandang” Sendiri
LOMBOKita – Pasangan Calon Gubenur dan Wakil Gubenur NTB, HM.Ali BD dan Gde Sakti tumbang di “kandang” sendiri. Pasangan Ali-Sakti harus puas pada urutan kedua untuk perolehan suara di Kabupaten Lombok Timur, sedangkan urutan pertama diraih paslon Zul-Rohmi, Ketiga paslon Suhaili-Amin dan Keempat paslon Ahyar-Mori Hanafi.
Sementara untuk secara keseluruhan di NTB berdasaran hitung cepat lembaga survei dan Situng KPU, urutan peroleh suara terbesar pertama Zul-Rohmi, disusul Suhaili-Amin, Ahyar-Mori Hanafi dan keempat Ali Sakti pada urutan paling bontot.
Baca juga: ZulRohmi Menang Hasil Survey, Keputusan Final Di KPU
Berdasarkan hasil perhitungan cepat ini, cita-cita “Sang Pendobrak” ini untuk bisa menjadi Gubenur NTB pupus sudah, seiring hasil perolehan suara yang diperoleh dalam Pilkada serentak tahun 2018 ini.
Sekretaris Timses Ali Sakti Lotim, Dedy E saat dihubungi wartawan mengenai kekalahan paslon Ali Sakti di Lotim, belum memberikan komentar.
Di tempat terpisah, salah seorang timses atau relawan Ali Sakti, Ummi Syarkawi mengatakan, kalah-menang dalam politik itu sudah biasa terjadi, sehingga dengan kekalahan Ali Sakti di Lotim ini menjadi bahan kajian atau evaluasi ke depan.
“Dalam politik itu kalah menang soal biasa,” tegas Ummi Syarkawi.
Mantan Wakil Ketua DPRD Lotim menjelaskan, bangunan emosional dalam bentuk kewilayahan dalam politik identitas tidak lagi menjadi suatu hal super, karena ini adalah fakta dan dinamika perkembangan politik saat ini.
“Yang penting kami sudah berjuang untuk Ali Sakti,” tandas Ummi lagi.
Baca juga: KPU NTB Umumkan Hasil Real Count 9 Juli 2018
Sebelumnya, Ali BD pernah mengatakan cita-cita terakhirnya yang belum terwujud adalah menjadi seorang Gubenur. Karena saat ini cita-citanya menjadi Bupati sudah tercapai, sehingga maju sebagai kontestan Pilgub NTB 2018.

Komentar ditutup.