Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM,Anggota Dewan Sepi, Tembok Kantor DPRD Jadi Sasaran Corat Coret
LOTIM LOMBOKita – Sejumlah elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Banteng Hitam, melakukan aksi demo ke kantor DPRD Lombok Timur, menolak kenaikan harga BBM Kamis (15/9).
Aksi mahasiswa ini sempat memanas, mereka mencoba meransek.masuk ke gedung dewan untuk menyampaikan aspirasinya, dengan cara mendobrak pintu gerbang hingga jebol, meski awalnya aksi demo berjalan damai
Aksi makin memanas,lantaran
tak satu pun anggota Dewan yang menemui mereka, alasan semua anggota dewan sedang melakukan kunjungan kerja
“Semua anggota DPRD saat ini sedang kunker dan aspirasi Mahasiswa telah disampaikan ke DPR dan Presiden, ” ungkap Ahyan yang menemui masa aksi
Meski telah ditemui Sekwan, mahasiswa tetap ngotot ingin masuk ke halaman Kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi dan memastikan apa benar semua dewan kunker
Lantaran tak satupun anggota dewan yang menemui, tembok pagar Kantor dewan, menjadi sasaran corat coret ( vandalisme),dengan tulisan sindiran, kecaman terhadap DPRD yang mereka anggap tidak serius menyampaikan aspirasi mahasiswa.
Aksi mahasiswa dari Aliansi Banteng Hitam ini merupakan yang kedua kali setelah aksi serupa yang dilakukan pekan lalu.
“Aksi kedua ini, kami tetap fokus mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM, ” ujar Zulhuda Apriadi.
lanjut Zul, mahasiswa mendesak pemerintah menstabilkan harga bahan pokok dan meminta aparat kepolisian menangkap mafia yang menimbun BBM bersubsidi.
Tapi sayangnya, aspirasi yang disampaikan mahasiswa sejak dua pekan terakhir ini tidak serius disampaikan DPRD. “Kami ingin sebenarnya dewan ketemu langsung dengan ketua DPR pusat menyampaikan aspirasi kami, ” tandasnya.
Dikatan, ternyata selama ini proses lama terus berulang dilakukan, DPRD hanya mengirim surat melalui pos ke DPR.
“Dan aksi kedua ini, kami ini semua Ketua Fraksi berkomitmen sepakat menolak kenaikan harga BBM, dan hari ini kami simpulkan dewan tidak serius mengatensi gelombang tuntutan mahasiswa,” imbuhnya.
