Kasus Pengerusakan Di Ponpes As – Sunnah Kalijaga, Warga Diharapkan Tetap Tenang
LOTIM LOMBOKita – Adanya insiden pengrusakan yang terjadi di Yayasan Assunnah Aikmel, Mingggu dinihari sekitar pukul 02.00 Wita, oleh sekelompok orang yang tidak dikenal , Polres Lombok Timur telah melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP), dengan menerjunkan sejumlah personel Polres Lotim dan Polsek Jajaran.
Baca berita sebelumnya : Dianggap Lecehkan Ulama, NWDI Minta Polisi Seret Mizan Qudsiyah ke Pengadilan
Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono mengatakan, terhadap kejadian pengrusakan dan ujaran kebencian tersebut, Polres Lombok Timur, tengah melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan ujaran kebencian, yang diduga menjadi pemicu terjadinya gerakan masyarakat di Yayasan As-Sunnah Aikmel.
“Dalam kasus ujaran kebencian ini, diduga adanya potongan video yang disebar dan viral di medsos, yang menjadi penyebab terjadinya gerakan massa Minggu dinihari,“ ucapnya.
Kapolres menyebut, bahwa kelompok masyarakat yang melakukan penyerangan ke Yayasan As-Sunnah tersebut, diperkirakan berjumlah 300-an orang.
“Saat ini tim dari Polres Lotim, sedang mendalami motif kejadian yang terjadi di Yayasan As Sunnah tersebut” katanya,
Seraya menghimbau semua masyarakat, agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, pasca terjadinya kasua pengrusakan maupun ujaran kebencian tersebut,
“Percayakan kepada aparat, kami akan melakukan penegakan dan proses hukum yang profesional dan proporsional,“ tegasya.
Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Nikolas Osman juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap memelihara situasi kamtibmas, minimal di lingkungan masing-masing , terkait dengan kasus pembakaran yang terjadi di Markas Assunnah, pihak kepolisian tengah melakukan proses penyelidikan,
Berita sebelumnya : Pengurus NWDI Lombok Tengah Kecam Pernyataan Kontroversial Tokoh Wahabi, Mizan Qudsiyah
“Unit identivikasi telah melakukan Olah TKP” terang Kasi Humas.
Diharapkan jangan ada masyarakat yang terprovokasi, dengan kejadian pembakaran di Markas Assunnah tersebut, serahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian, jika ada info lebih lanjut sampaikan kepada aparat keamanan.
