Obrak NTB Akan Melakukan Gerakan Aksi Copot Kapolres Lotim Ke Polda NTB, Digelar Usai Lebaran
LOTIM Lombokita – Forum Barisan Rakyat (Obrak) Nusa Tenggara Barat akan turun aksi ke Polda NTB, pasca lebaran idul fitri. Pasalnya Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio,Sik tidak meminta maaf sebagaimana tuntutan dari Aktivis, LSM,Mahasiswa dan ,Pemuda Lotim yang tergabung dalam Obrak NTB.
Meski ruang untuk menyatakan permohonan maaf telah di berikan, dengan mengundang aktivis, LSM, dan di hadiri Sekda Lotim HM Juani Taofik, melakukan silaturrahmi, bertempat di rumah begibung, Kelayu, Minggu (9/5), dan momen ini justru tak di manfaatkan, dan membuat Obrak NTB kecewa
” Kami kecewa dengan sikap Kapolres Lotim, yang tidak mengindahkan apa yang menjadi tuntutan teman-teman aitivis,LSM untuk meminta maaf,” ucap Koordinator Obrak NTB,H.Hulain dalam keterangan persnya.
Harusnya, kata Hulain, Kapolres Lotim hendaknya dengan legowo menyampaikan kekurangannya, untuk kemudian diperbaiki, akan tapi justru dalam pertemuan itu malah tidak ada penyampaian permintaan maaf.
” Kritikan yang di sampaikan kepada Kapolres untuk merubah dalam memimpin menjadi lebih baik, justru tuntutan Obrak NTB ternyata tak di hargai,” katanya
Sehingga gerakan copot Kapolres Lotim akan tetap berjalan.
” Kesempatan sudah diberikan tapi tidak digunakan sebaik-baiknya,maka gerakan copot Kapolres Lotim terus berlanjut,”tandasnya
Menurut Presiden LDC ini,setelah pertemuan dengan Kapolres Lotim dalam silaturrahmi yang dihadiri Sekda Lotim HM Juani Taofik, langsung menggelar rapat, menyikapi hasil dari pertemuan tersebut.
Hasil rapat, terap sesuai kesepakatan awal, menggelar aksi ke Kapolda NTB guna mendesak agar Kapolres Lotim segera di copot dari jabatannya. Karena dianggap kinerjanya selama memimpin di Lotim kurang bagus.
” Kami sepakat untuk turun aksi ke Polda NTB dengan satu tuntutan copot Kapolres Lotim,” tegasnya.
