Busyet! Gara-gara Ditegur Jangan Ngebut, Pemuda Ini Pulang Ambil Parang
LOMBOKita – Salah seorang pemuda inisial YAF (20), warga Desa Lenek Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur merasa tidak terima dengan teguran agar jangan ngebut di dalam perkampungan warga.
Setelah ditegur warga, dia malah ngebut pulang dan balik lagi membawa parang dan berteriak-teriak sambil memukul terali besi milik warga yang ada di lokasi kejadian.
Namun apes bagi Ardi (40), warga Dusun Karang Tembar Desa Lenek Kecamatan Lenek, saat melintas menjadi korban. Parang yang dipukul-pukulan ke terali besi itu terlepas dari gawangnya dan mengenai punggung Ardi.
Akibatnya, Ardi mengalami luka robek di bagian punggung dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Warga langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Aikmel, pelaku pun kini mendekam di sel tahanan Polsek untuk menjalani proses hukum.
Kapolsek Aikmel IPTU Made Sutama melalui Kasubag Humas Polres Lotim yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemuda yang mengamuk dengan membawa parang.
Menurut Jaharuddin, pelaku yang diduga sedang mabuk itu saat masuk jalan perkampungan sambil ngebut, sehingga ditegur oleh warga sekitar.
“Pelaku telah ditangkap dan kini mendekam di sel tahanan Polsek guna proses hukum lebih lanjut,” kata Jaharudin.


2 Komentar
Komentar ditutup.