Pemkab Lotim Wajibkan Kendaraan Dinas Pasang Stiker “Patroli Covid-19”
LOMBOKita – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur H. M. Juaini Taofik mengancam para pejabat yang menggunakan mobil dinas yamg tak memasang stiker ” Patroli Covid 19″ di.mobil dinas yang di gunakan.
“Bagi pejabat yamg tak pasang stiker “patroli Covid 19″ di mobil dinasnya, maka mobil dinasnya akan di cabut,” ungkapnya saat memimpin apel Gabungan yang di hadiri seluruh eselon II III dan IV, di halaman kantor Bupati Lotim, Senin (24/8).
Menurut Sekda kegiatan apel yang di hadiri seluruh pejabat tersebut, untuk mensosialisasikan terkait pencegahan dan pengendalian Covid 19 di wilayah kabupaten Lombok Timur.

Sesuai peraturan kepala daerah, kata Sekda, mewajibkan seluruh mobil dinas mulai dari kepala daerah sampai jabatan administrator untuk memasang stiker ” Patroli Covid 19″.
“Untuk pemasangan stiker ” Patroli Covid 19″ di beri waktu sampai hari Rabu (26/8) seluruh kendaraan dinas sudah memasang stiker di kendaraannya,” ucapnya.
Bagi yang tak memasang, menurut Sekda kendaraan dinasnya akan di cabut tanpa alasan.sebagai bentuk penegakan disiplin pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator
“Ini salah satu bentuk penerapan keteladanan bagi para pejabat,karena inti kepemimpinan itu adalah keteladanan,” katanya.
Sekda juga mengingatkan seluruh ASN untuk ikut mensosialisasikan dan mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol.kesehatan.
“Intinya seluruh ASN di Lotim, bertugas untuk mengingatkan pelaksanaan 4M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan Menghindari kerumunan) pada masyarakat,” tegasnya.
Sedangkan untuk kegiatan besar yang melibatkan banyak orang dalam Era New Normal ini, dapat dilaksanakan setelah mendapat izin kepolisian dan gugus tugas sesuai skala/ lingkup kegiatannya.
Tidak itu saja, pihaknya juga akan membentuk ASN Peduli Covid-19 (APC) yang bertugas mengingatkan seluruh masyarakat yang ada di sekitarnya untuk pelaksanaan 4M dengan Prioritas utama yaitu Desa dan Kecamatan yang masih memiliki kasus covid-19.


1 Komentar
Komentar ditutup.