Pendakian Bukit Sempana Sembalun Ditutup

LOMBOKita – Setelah adanya korban terjatuh di arena pendakian destinasi bukit Sempana, Minggu lalu, Forkopimcam Kecamatan Sembalun bersama dengan pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur, Pemerintah Desa Sembalun dan Pengelola bukit Sempena Sembalun melakukan penutupan sementara.

Penutupan sementara pendakian di bukit Sempana tersebut yang diberlakukan mulai Senin (17/8/2020).

“Penutupan sementara pendakian bukit sempana ini atas kesepatakan bersama,” ungkap Kapolsek Sembalun IPTU Lalu Panca Warsa.

Penutupan sementara dilakukan karena ada korban terjatuh, sehingga pengelola bukit Sempana diminta untuk menjaga keselamatan para pendaki.

“Sekecil apapun kejadian di lokasi destinasi wisata seperti bukit Sempana untuk melaporkan ke pihak Forkopincam,” katanya.

Pihak KPH Rinjani Timur juga diminta untuk membuatkan SOP yang harus dipedomani oleh para pengelola dan para pendaki,

“Yang paling penting selama masih pandemi Covid-19 agar para pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan covid seperti menyediakan tempat cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Camat Sembalun, M. Zaidar Rahman penutupan sementara dilakukan pasca adanya kejadian korban yang jatuh,

“Pihak pengelola untuk segera melaporkan kejadian sekecil apapun, jangan sampai kejadian lebih dulu viral di medsos sebelum kita ketahui,” ucapnya.

Karena kejadian jatuhnya pendaki itu justru telah viral lebih dahulu di medsos, sehingga Forkopincam meminta kepada pengelola pendakian untuk melakukan koordinasi dengan aparat keamanan khususnya guna mengantisipasi kejadian yang sudah terjadi.

” Untuk sementara pendakian ke bukit sampana ditutup, dan meminta kepada KPH Rinjani Timur membuat SOP pendakian,” tandasnya.

1 Komentar

  1. Anonim

    Kira kira batas waktu penutupan nya kapan?

Komentar ditutup.