Ribuan Warga Lombok Utara Apel HUT RI di Puncak Bukit

LOMBOKita – Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-75 diperingati oleh Warga Dusun Bentek Desa Menggala Lombok Utara. Perayaan yang dilakukan ditengah pandemi covid 19 ini tidak di perkantoran dan juga sekolah, namun di puncak Bukit Pusuk Bantenan yang ada di sekitar wilayah tersebut.

Ribuan warga memulai aksi tersebut dengan aksi jalan sehat dari Jalan raya utama Lombok Utara menuju puncak bukit Pusuk Bantenan.

Pusuk bantenan ini merupakan jalan baru yang dibuka melalui program TMMD. Kegiatan apel HUT RI tersebut murni dilakukan secara inisiatif oleh masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Utara dr. Fauzan yang hadir di lokasi mengungkapkan, ini merupakan semangat persaudaraan antar warga. Dipilihnya lokasi tersebut lantaran merupakan jalur penghubung empat dusun di antaranya Dusun Bentek, Malimbu, Setangi, dan Lendang Luar.

“Saya kira ini sebuah semangat dari masyarakat bahwa kita akan kembali normal. Semangat persaudaraan semua merasakan bahwa HUT RI ini adalah milik kita semua dari segara lapisan,” ungkapnya.

Dijelaskan, peringatan hari kemerdekaan khusus di sekolah hanya sebatas anjuran. Pasalnya, dengan masih merebaknya pandemi virus corona tentu perayaan di sekolah tidak bisa dipaksakan. Hanya saja, ia tak menampik jika ada sekolah yang merayakan dengan cara kemah bersama dan lain sebagainya.

“Bagaimana cara mereka untuk merayakan kemah bersama termasuk para pemuda kami di sini. Kita harap semangat itu tetap terjaga untuk pembangunan Lombok Utara,” jelasnya.

Dari pantauan di Lapangan kegiatan dilakukan sejak pukul 07.00 WITA, hampir seribu masyarakat berjalan kaki dari pertigaan bentek menuju lokasi yang  berada di bukit. Upacara bendera digelar untuk memperingati hari jadi pun moment mengheningkan cipta. Dalam kegiatan itu juga diberikan sejumlah door prize menggunakan kupon undian.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat yang diundang dalam kegiatan H. Suardi berpesan supaya masyarakat terus menanam semangat patriotrisme. Demikian pula dengan mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam perjuangan membawa negara merdera 75 tahun silam.

“Kita sangat bahagia melihat antusias untuk memperingati hari kemerdekaan apa yang kita lihat patriotrisme adalah hal yang penting semangat ini terus kita pupuk sehingga kita menjadi warga negara yang cinta tanah air dan daerah,” cetusnya.